Tak Banyak yang Tahu, Ini Desa Tertinggi di Kabupaten Malang dengan Pesona Alam dan Budaya Tengger

SUARAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG – Kabupaten Malang memiliki ratusan desa dengan karakteristik berbeda. Namun, hanya satu desa yang menyandang predikat sebagai wilayah berpenghuni dengan topografi tertinggi, yakni Desa Ngadas di Kecamatan Poncokusumo.

Desa ini berada pada ketinggian sekitar 2.000 hingga 2.200 meter di atas permukaan laut. Letaknya berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), sehingga udara sejuk menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Negeri di Atas Awan Kabupaten Malang

Julukan “negeri di atas awan” melekat pada Desa Ngadas. Hamparan kabut hampir setiap pagi menyelimuti permukiman dan lahan pertanian warga. Saat musim kemarau, suhu udara bahkan dapat mendekati titik beku.

Topografi pegunungan membuat desa ini memiliki panorama yang berbeda dibanding wilayah lain di Kabupaten Malang. Dari sejumlah titik, wisatawan dapat menikmati pemandangan perbukitan, lembah, hingga lanskap Gunung Bromo.

Budaya Tengger Masih Terpelihara

Selain panorama alam, Desa Ngadas dikenal sebagai kampung masyarakat Suku Tengger. Tradisi leluhur masih dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Nilai gotong royong dan toleransi tetap menjadi budaya yang diwariskan lintas generasi.

Masyarakat juga masih melaksanakan berbagai upacara adat sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan leluhur. Tradisi tersebut menjadi daya tarik wisata budaya yang melengkapi keindahan bentang alam desa.

Pertanian Menjadi Penopang Utama

Kondisi tanah yang subur menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian utama warga. Kentang, kubis, wortel, bawang prei, hingga berbagai sayuran dataran tinggi tumbuh dengan baik di kawasan tersebut.

Hasil panen dari Desa Ngadas dipasarkan ke berbagai daerah di Jawa Timur. Pertanian menjadi sumber ekonomi utama sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari kawasan pegunungan Kabupaten Malang.

Gerbang Wisata Menuju Gunung Bromo

Desa Ngadas juga menjadi salah satu akses favorit menuju kawasan Gunung Bromo melalui jalur Kabupaten Malang. Wisatawan dapat menikmati perjalanan yang menyuguhkan panorama alam khas pegunungan Tengger.

Perkembangan sektor wisata ikut membuka peluang usaha baru. Warga mengelola homestay, penyewaan jip, jasa pemandu wisata, hingga UMKM yang menjual produk lokal dan kuliner khas.

Potensi Besar yang Terus Dijaga

Keunggulan Desa Ngadas tidak hanya terletak pada ketinggian wilayahnya. Desa ini mampu memadukan kelestarian alam, kekuatan budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat secara seimbang.

Potensi tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Malang. Desa Ngadas pun layak menjadi salah satu destinasi unggulan bagi wisatawan yang ingin menikmati udara pegunungan sekaligus mengenal budaya Tengger dari dekat.

Exit mobile version