SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang dipastikan tak berhenti selama Ramadan 2026. Skemanya memang berubah, namun distribusi tetap berjalan untuk para penerima manfaat, termasuk siswa.
Alih-alih makanan siap santap seperti hari biasa, menu yang dibagikan selama bulan puasa akan dikemas dalam bentuk paket kering.
“Jadi, mekanisme MBG tetap diberikan (selama Ramadan 2026, red), tapi dalam bentuk kering, bentuk paket MBG-nya kering,” ujar Sekretaris I Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, dikutip Jatimtimes, Sabtu (14/2/2026).
Mahila menegaskan, isi paket MBG Ramadan bukan sekadar makanan ringan biasa. Seluruh item sudah melalui perhitungan nilai gizi dan pengawasan ketat.
“Yang jelas bukan ciki-cikian (sekedar snack, red), jadi sudah terukur nilai nutrisinya,” tegasnya.
Pihaknya juga mulai menggandeng pelaku UMKM untuk penyediaan produk, dengan standar tertentu. Mulai dari kejelasan kandungan nutrisi hingga tanggal kedaluwarsa.
“Kami sekarang sudah mulai sosialisasi dan edukasi untuk bisa mengambil di UMKM. Jadi, tidak kukis seperti yang rata-rata dijual. Tapi yang (sudah ada, red) nilai nutrisinya dan bisa dilihat expired date dan lain sebagainya,” tambahnya.
Meski berbentuk kering, paket MBG tetap dilengkapi buah. Namun jenisnya disesuaikan agar lebih tahan lama dan praktis dikonsumsi saat berbuka.
“Jadi, bermacam-macam. Tetap ada buahnya, tapi yang bukan basah seperti semangka, namun seperti jeruk, kelengkeng, dan lain sebagainya,” lanjut dia.
Selain buah seperti jeruk, pisang, dan apel, sejumlah menu lain juga disiapkan. Di antaranya kurma, telur rebus, susu kemasan kotak, kacang kulit rebus, bubur kacang hijau, donat, brownies, hingga keripik tempe.
Seluruh komposisi menu telah disesuaikan dengan rekomendasi ahli gizi di masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Jadi sudah ada aturannya, nanti kan sudah sesuai hasil penghitungan dari nutrisionis (ahli gizi) di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” tutup Mahila.
