Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Tarawih Keliling Wakil Bupati Malang di Singosari Perkuat Sinergi Pesantren

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kegiatan tarawih keliling Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib di Masjid At-Thohiriyah, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kamis (18/2) malam, menjadi momentum penguatan sinergi pesantren sekaligus mempererat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat di bulan Ramadan.

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Malang itu disambut jamaah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam suasana khidmat. Agenda tersebut tidak sekadar ibadah rutin, melainkan bagian dari pendekatan sosial-keagamaan yang konsisten dilakukan pemerintah daerah setiap Ramadan.

Iklan

Masjid At-Thohiriyah memiliki akar sejarah kuat di Singosari. Rumah ibadah ini didirikan oleh Kiai Hammimudin atau Mbah Bungkuk, ulama kharismatik yang berperan dalam penyebaran dakwah Islam serta pembinaan kehidupan religius masyarakat setempat. Jejak historis itu menjadikan lokasi tarawih keliling kali ini sarat makna simbolik.

Tarawih Keliling dan Ziarah Ulama

Usai shalat tarawih berjamaah, Wakil Bupati melanjutkan ziarah ke makam Mbah Bungkuk dan memimpin doa bersama. Ziarah tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi ulama dalam membangun fondasi moral dan spiritual masyarakat Singosari.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan kunjungan kepada santriwati yang tengah melaksanakan tadarus Al-Qur’an. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati memberi motivasi agar generasi muda pesantren terus memperdalam ilmu agama dan menjaga semangat belajar. Ia juga menyerahkan hadiah sebagai bentuk dukungan moral.

Silaturahmi turut dilakukan ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah Singosari. Langkah ini mencerminkan upaya memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan keagamaan dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.

Ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati menegaskan pentingnya pendekatan kultural dalam tata kelola pemerintahan daerah. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kerukunan demi kemajuan Kabupaten Malang,” ujarnya, Kamis (18/2).

Ia juga menekankan peran strategis ulama dan generasi muda dalam menjaga nilai keagamaan di tengah dinamika zaman. “Anak-anak kita inilah yang kelak akan menjadi penerus perjuangan para ulama. Mari kita dukung dan bimbing mereka agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan cinta terhadap daerahnya,” katanya.

Kegiatan tarawih keliling Wakil Bupati Malang di Singosari ini menunjukkan bahwa sinergi pesantren dan pemerintah bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari strategi sosial untuk menjaga harmoni, memperkuat kohesi masyarakat, dan memastikan pembangunan daerah tetap berpijak pada nilai-nilai keagamaan yang hidup di tengah warga.

Iklan
Iklan
Iklan