Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

UIBU Malang Bekali Mahasiswa PMBP Kembangkan Potensi Lokal Berdaya Saing Global

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Pembekalan Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang digelar pada 27–29 Januari 2026 di Kampus C, sebagai langkah strategis menyiapkan mahasiswa mengembangkan kewirausahaan berbasis potensi lokal dengan visi global.

Kegiatan bertema “Pengabdian Berbasis Potensi Menuju Global Entrepreneurship: Local Action, Global Entrepreneurial Vision” ini menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam mendorong pendidikan tinggi berdampak. PMBP tidak hanya diposisikan sebagai kewajiban akademik, melainkan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan.

Iklan

Rektor Universitas Insan Budi Utomo, Dr. Nurcholis Sunuyeko, menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa harus memberi solusi konkret di tengah masyarakat. “Mahasiswa harus hadir di masyarakat bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi membawa solusi. Melalui PMBP, mahasiswa UIBU dibekali kemampuan membaca potensi lokal, mengolahnya secara kreatif, dan mengembangkannya menjadi program yang berdampak sosial dan ekonomi,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

PMBP dan Transformasi Pendidikan Tinggi Berdampak

Program PMBP UIBU Malang dirancang selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang menekankan pentingnya kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat. Konsep pengabdian berbasis potensi mengharuskan mahasiswa melakukan pemetaan wilayah, identifikasi kebutuhan riil, hingga perancangan program yang memiliki luaran terukur.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) UIBU, Dr. Titik Purwati, menjelaskan bahwa pembekalan menjadi tahap krusial sebelum mahasiswa diterjunkan ke lapangan. “PMBP tidak menempatkan mahasiswa sebagai pihak yang menggurui, melainkan sebagai mitra masyarakat. Mahasiswa diarahkan untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal menjadi kekuatan kewirausahaan yang berkelanjutan, bahkan memiliki peluang untuk menembus pasar global,” jelasnya.

Selama tiga hari, mahasiswa memperoleh materi tentang strategi penguatan kewirausahaan lokal, desain program berbasis kebutuhan, serta pendekatan evaluasi dampak sosial-ekonomi. Skema ini diharapkan mampu mendorong lahirnya model bisnis berbasis komunitas yang adaptif terhadap dinamika pasar.

Pendekatan tersebut mencerminkan pergeseran paradigma pengabdian masyarakat dari pola karitatif menjadi model kolaboratif dan produktif. Mahasiswa tidak lagi sekadar mentransfer pengetahuan, tetapi memfasilitasi pengembangan potensi ekonomi lokal yang berorientasi keberlanjutan.

Melalui pembekalan PMBP ini, UIBU Malang menegaskan komitmennya membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mengintegrasikan aksi lokal dengan visi kewirausahaan global, sekaligus memperkuat relevansi pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi masyarakat.

Iklan
Iklan
Iklan