SUARAMALANG.COM, Nasional – Polisi membongkar markas judi online dan penipuan daring jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Operasi itu mengungkap aktivitas digital lintas negara dengan ratusan operator asing.
Sebanyak 321 warga negara asing diamankan dalam penggerebekan gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya. Aparat juga menyita uang miliaran rupiah serta puluhan perangkat elektronik.
Markas Operasi Menyamar di Gedung Perkantoran
Sindikat tersebut menyewa dua lantai gedung perkantoran sebagai pusat operasional. Dari lokasi itu, para pelaku menjalankan situs judi online sekaligus scam digital.
Petugas menemukan aktivitas perjudian berlangsung saat penggerebekan berlangsung. Polisi langsung mengamankan operator yang tengah bekerja di depan komputer dan perangkat komunikasi.
“Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra, Sabtu (9/5/2026).
Komposisi pelaku didominasi warga Vietnam sebanyak 228 orang. Polisi juga mengamankan warga China, Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, dan Kamboja.
Polisi Temukan 75 Domain Judi Online
Penyidik menemukan sekitar 75 domain yang diduga terhubung dengan aktivitas perjudian daring. Seluruh domain itu kini masuk proses pendalaman penyidik.
Wira menyebut sindikat tersebut memakai sistem digital terorganisir untuk menjalankan operasional harian. Para operator diduga menjalankan peran berbeda dalam jaringan internasional itu.
“Aktivitas dilakukan secara terstruktur dengan pola operasional digital lintas negara,” kata Wira.
Selain laptop dan komputer, polisi menyita paspor, telepon genggam, hingga brankas. Aparat juga mengamankan uang tunai dalam beberapa mata uang asing.
Nilai uang rupiah yang diamankan diperkirakan mencapai Rp1,9 miliar. Polisi turut menemukan 53,82 juta Dong Vietnam dan US$10.210.
Brimob Jaga Ketat Lokasi Penggerebekan
Puluhan personel Brimob Polda Metro Jaya berjaga di sekitar lokasi sejak Jumat (8/5/2026) malam. Pengamanan ketat dilakukan selama proses evakuasi dan pemeriksaan berlangsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut pengamanan membantu penyidik mengumpulkan barang bukti. Polisi juga memastikan situasi tetap terkendali selama operasi berjalan.
Polda Metro Jaya kini menelusuri aliran dana serta keterlibatan operator lain di luar negeri. Penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam jaringan tersebut.
