SUARAMALANG.COM, Kota Malang–Sejumlah Warga Kota Malang mengeluhkan pelayanan bersama di Mal Pelayanan Publik ( MPP) Kota Malang, di Lantai 3 Mal Ramayana di Kawasan Alun-alun. Selain terlalu lama pelayanannya juga tidak profesional pelayanan petugasnya.
Setiap hari, sejak pagi ratusan warga Kota Malang sudah antre Mal Pelayanan Publik untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, seperti adminduk, perizinan, BPJS ketenagakerjaan/kesehatan maupun lainnya.
Pelayanan publik yang setiap hari selalu dipadati warga adalah adminduk, yang melayani pengurusan KTP elektronik, kartu keluarga, akte kelahiran/kematian ( dispendukcapil).
Selain itu, warga juga ramai mendatangi pelayanan perizinan, pelayanan yang menjadi tanggungjawab Dinas Tenaga Kerja-PMPTSP seperti pelayanan OSS, surat keterangan kerja atau lainnya.
Namun, tidak kalah ramainya warga juga mendatangi pelayanan BPJS Kesehatan. Ratusan warga setiap hari antre untuk mengurus BPJS Kesehatan.
Di balik sejumlah pelayanan yang tersedia di MPP itu, warga mengaku kecewa dengan model pelayanan di beberapa loket tersebut. Mereka mengeluhkan lamanya pelayanan juga tidak profesionalnya petugasnya.
Seperti yang dialami Hanan, seorang warga yang antre mengurus OSS sejak pagi tapi baru dilayani 5 jam kemudian. Saat antre itu, 6 meja komputer hanya 1 petugasnya padahal belasan orang yang sudah antre lebih dulu.
“Saya antre jam 10 baru dilayani jam setengah 4 sore, soalnya petugasnya sudah bertambah 3 orang, yang tidak sabar menunggu lama ya pulang akhirnya, ” katanya kesal.
Hal yang sama juga terjadi di antrean pelayanan adminduk, ratusan warga sejak pagi antre tapi baru dilayani beberapa jam kemudian. Terlebih lagi bila sudah mendekati istirahat jam 12 makin lama pelayanannya, karena sudah tidak melayani ditinggal istirahat hingga 1 jam lamanya.
” Seharusnya yang namanya pelayanan itu ya gak ada tutupnya meski ada jam istirahatnya, kalo istirahat ya diatur gantian petugasnya, “ujar Didik yang mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Identitas Kartu Digital ( IKD).
Lain halnya di loket pelayanan BPJS Kesehatan, dimana puluhan warga yang antre tetap dilayani dengan baik meski jam istirahat. Petugasnya bergantian istirahat untuk sholat dan makan siang.
Kepala Disnaker-PMPTSP, Arif Tri Sastyawan, S.STP, M.Si, saat dikonfirmasi mengatakan, permintaan maafnya atas lambatnya penanganan pelayanan di MPP Ramayana, yang terkait di dinasnya.
” Petugasnya kebetulan sedikit dan terbatas karena ada yang dinas luar dan mengikuti pelatihan, “ujarnya
Pewarta: M.Hanan























