Kabupaten Malang

Maling Pura-pura Beli Teh, Gasak Tiga HP di Warung Arkana Malang

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Aksi pencurian dengan modus berpura-pura menjadi pembeli terjadi di Warung Arkana, Jalan Raden Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (29/4/2026).

Pelaku yang diduga pria paruh baya berhasil menggondol tiga unit ponsel saat kondisi warung sedang lengah.

Iklan

Salah satu karyawan warung, Adit, mengungkapkan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, hanya satu karyawan yang menjaga warung.

“Pelaku datang lalu memesan lima teh. Alasannya untuk istrinya yang sedang hamil,” ujar Adit saat ditemui, Kamis (30/4/2026).

Setelah memesan, korban langsung menuju dapur untuk menyiapkan minuman. Situasi itu dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Dalam waktu singkat, pelaku mengambil tiga ponsel yang berada di atas meja warung tanpa sepengetahuan penjaga.

Usai beraksi, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor. Ia diketahui berboncengan dengan rekannya yang sudah menunggu di pinggir jalan.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku memiliki ciri-ciri berusia sekitar 45 tahun, mengenakan peci, serta memakai batik berwarna biru.

“Total ada tiga HP yang dicuri, dua Android merek Oppo dan Tecno, serta satu iPhone 11. Kerugian sekitar Rp10 juta,” jelas Adit.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Blimbing dan kini tengah dalam proses penyelidikan.

“Sudah kami laporkan. Saat ini masih ditangani pihak kepolisian,” tambahnya.

Sementara itu, karyawan lainnya, Kevin, mengaku sempat melakukan pelacakan terhadap ponsel yang dicuri menggunakan GPS.

Dari hasil pelacakan, pelaku diketahui sempat bergerak ke arah Kepanjen, Kabupaten Malang, sebelum berpindah ke sejumlah wilayah lain.

“Sempat ke Kepanjen, lalu sore harinya terdeteksi ke Kediri, kemudian Mojokerto, dan sekarang berada di Surabaya,” ungkap Kevin.

Meski sempat berupaya melakukan pengejaran, pihak korban mengaku kesulitan karena sinyal GPS tidak menunjukkan lokasi secara real time.

“Jadi kami selalu terlambat mengetahui posisi pelaku,” pungkasnya.

Iklan
Iklan
Iklan