Playground Alun-Alun Merdeka Malang Bakal Batasi Waktu Bermain Anak Maksimal 45 Menit

Pemkot Siapkan Aturan Baru Playground

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Pemerintah Kota Malang bakal menerapkan pembatasan waktu bermain di playground Alun-Alun Merdeka. Setiap anak nantinya hanya diperbolehkan menggunakan fasilitas permainan selama 30 hingga 45 menit.

Kebijakan itu disiapkan setelah fasilitas perosotan di area playground mengalami kerusakan. Pemkot Malang menilai kerusakan dipicu penggunaan yang tidak sesuai aturan.

Iklan

Kerusakan Dipicu Minim Pengawasan

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengakui pengawasan playground masih belum maksimal. Selama ini petugas DLH lebih fokus menjaga kebersihan kawasan alun-alun.

Karena itu, belum ada personel khusus yang berjaga untuk mengawasi penggunaan fasilitas permainan anak. Kondisi tersebut membuat banyak pengunjung menggunakan playground secara sembarangan.

“Karena kurangnya pengawasan, permainan perosotan tetapi ada yang menginjak dan dilompat-lompatin. Harusnya ini tidak boleh,” ujar Raymond.

Pengunjung Dinilai Gunakan Fasilitas Tidak Sesuai Fungsi

Menurut Raymond, perilaku pengunjung menjadi salah satu penyebab utama kerusakan playground. Beberapa anak bahkan menggunakan fasilitas permainan tidak sesuai fungsi aslinya.

DLH Kota Malang juga menerima sejumlah keluhan dari masyarakat. Banyak orang tua mengaku anak mereka kesulitan mendapat giliran bermain.

“Namanya anak kecil tidak mau gantian, akhirnya yang tidak mendapat kesempatan mengeluh,” katanya.

Sistem Tiket Gratis Akan Diterapkan

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkot Malang menyiapkan sistem tiket gratis bagi pengunjung playground. Tiket tersebut nantinya digunakan untuk mengatur durasi bermain anak.

Raymond memastikan kebijakan itu tidak akan dipungut biaya. Sebab, playground tetap menjadi bagian fasilitas ruang terbuka hijau milik pemerintah.

“Kami akan memberlakukan sistem tiket untuk membatasi waktu permainan. Meskipun tiket tetapi tetap gratis, karena ruang terbuka hijau,” terangnya.

Anak Bisa Bermain Berjam-jam

Ia mengatakan, selama ini banyak anak bermain terlalu lama di playground. Kondisi itu membuat antrean pengunjung semakin panjang, terutama saat akhir pekan.

Menurut Raymond, beberapa orang tua bahkan kesulitan mengajak anak pulang karena terlalu asyik bermain. Situasi tersebut dinilai perlu diatur agar seluruh pengunjung mendapat kesempatan yang sama.

“Terkadang tua sudah minta pulang, tapi anaknya masih asyik. Bisa dua jam lebih di sana,” ucapnya.

Iklan
Iklan
Iklan