Alexandra Asmasoebrata Comeback di Mandalika Kartini Race 2026, Siap Taklukkan Tantangan Baru

SUARAMALANG.COM, Nasional – Ajang balap Mandalika Kartini Race 2026 pada 1–3 Mei mendatang menghadirkan momen spesial bagi dunia motorsport nasional. Salah satu sorotan utama datang dari kembalinya Alexandra Asmasoebrata ke lintasan balap.

Setelah hampir satu dekade vakum, Alexandra memilih kembali berkompetisi di Pertamina Mandalika International Circuit. Ia memanfaatkan momentum ini sebagai ajang pembuktian sekaligus pengalaman baru.

Kembali ke Lintasan Setelah Vakum Panjang

Alexandra memulai karier balap sejak 2001 melalui gokart. Ia kemudian menembus berbagai kompetisi internasional, termasuk Formula Renault Asia.

Ia aktif berkompetisi hingga sekitar 2017. Pengalaman panjang tersebut menjadikannya salah satu pembalap wanita Indonesia dengan rekam jejak global.

“Awalnya saya masuk dunia otomotif karena dorongan orang tua, terutama papa saya,” ujar Alexandra.

Ia mengaku sempat merasa terpaksa di awal. Namun, ketertarikan itu tumbuh hingga menjadi passion yang bertahan lebih dari satu dekade.

Mandalika Jadi Daya Tarik Utama

Alexandra melihat ajang ini sebagai kesempatan langka. Ia menilai banyak pembalap ingin merasakan atmosfer balapan di Mandalika.

“Ini kesempatan yang menurut saya semua pembalap Indonesia maupun luar negeri ingin mencoba balapan di Mandalika,” katanya.

Selain itu, ia menghadapi tantangan baru. Ia akan bersaing dalam format balapan yang didominasi pembalap pria.

Menurutnya, situasi tersebut justru memberikan pengalaman berbeda. Ia menyebutnya sebagai tantangan yang menarik untuk dijalani.

Peran Ganda sebagai Ibu dan Pembalap

Di luar lintasan, Alexandra menjalani peran sebagai ibu dari tiga anak. Ia tetap menjaga keseimbangan antara keluarga dan karier.

Ia menekankan pentingnya manajemen prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Fokus menjadi kunci dalam menjalani dua peran tersebut.

“Kalau lagi balap ya fokus balap, kalau lagi dengan anak-anak ya fokus untuk mereka,” jelasnya.

Dorong Perempuan Terjun ke Dunia Otomotif

Alexandra juga aktif mengembangkan gerakan Women in Motorsports di Indonesia. Ia ingin membuka lebih banyak peluang bagi perempuan di industri otomotif.

Ia menilai perempuan tidak harus selalu menjadi pembalap. Banyak profesi lain yang membutuhkan peran perempuan.

“Tidak harus jadi pembalap, karena banyak sekali peran perempuan yang dibutuhkan di dunia otomotif,” tegasnya.

Persiapan Fisik dan Adaptasi Teknis

Untuk menghadapi balapan, Alexandra rutin menjalani latihan fisik. Ia menjaga kebugaran melalui olahraga dan sesi gym.

Dari sisi teknis, ia memanfaatkan simulator. Langkah ini membantu adaptasi karena ia belum banyak pengalaman di balap mobil touring.

Dukungan MGPA dan Harapan Inspiratif

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, menyambut positif keikutsertaan Alexandra. Ia menilai kehadiran Alexandra membawa inspirasi besar.

“Partisipasi Alexandra menjadi bukti bahwa Mandalika terbuka bagi semua,” ujar Priandhi.

Ia juga berharap kehadiran Alexandra mendorong lahirnya lebih banyak pembalap perempuan Indonesia.

Lebih dari Sekadar Comeback

Keikutsertaan Alexandra bukan sekadar kembali ke lintasan. Ia membawa pesan kuat tentang keberanian dan konsistensi.

Ia menunjukkan bahwa perempuan mampu bersaing di dunia yang penuh tantangan. Kehadirannya diprediksi menambah daya tarik ajang ini.

Exit mobile version