SUARAMALANG.COM, Nasional – Polemik yang mencuat setelah video perdebatan antara Budiman Sudjatmiko dan seorang mahasiswa dalam forum di Semarang viral di media sosial terus bergulir. Kali ini, kritik keras datang dari Aktivis Kolaborasi Rakyat Jakarta, Andi Sinulingga, yang secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi bahkan memberhentikan Budiman dari jabatan yang saat ini diembannya.
Permintaan tersebut muncul setelah rekaman adu argumen antara Budiman dan mahasiswa menjadi perbincangan luas di ruang publik. Menurut Andi, sikap yang ditunjukkan dalam forum tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang pejabat negara yang seharusnya mampu menghargai perbedaan pendapat.
“Mohon kepada Presiden RI, sebagai warga negara yang kedudukannya sangat tinggi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, saya memohon untuk memberhentikan Budiman Sudjatmiko dari jabatannya,” ujar Andi Sinulingga, Senin (15/6/2026).
Nilai Ucapan Budiman Merendahkan Warga Negara
Andi menilai ucapan Budiman dalam forum tersebut telah menyinggung martabat seorang warga negara, khususnya mahasiswa yang menyampaikan pandangannya secara terbuka. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menyampaikan kritik tanpa harus mendapat respons yang dianggap merendahkan.
“Karena telah menghina, telah merendahkan seorang warga negara,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa posisi sebagai pejabat publik semestinya menuntut sikap yang lebih bijak dalam menghadapi kritik maupun perbedaan pandangan yang disampaikan masyarakat.
Soroti Masa Depan Mahasiswa yang Dikritik
Lebih lanjut, Andi menyoroti bahwa mahasiswa yang terlibat dalam perdebatan tersebut merupakan bagian dari generasi muda yang memiliki masa depan panjang dan peluang besar untuk berkontribusi bagi bangsa.
“Seorang mahasiswa muda yang bisa jadi masa depannya akan jauh lebih baik dari seorang Budiman Sudjatmiko itu sendiri,” katanya.
Menurut Andi, pejabat negara seharusnya mampu membangun ruang dialog yang sehat dengan generasi muda, bukan justru menimbulkan kesan meremehkan pendapat mereka.
Sebut Pejabat Harus Bertanggung Jawab kepada Rakyat
Tak hanya itu, Andi juga mempertanyakan manfaat keberadaan Budiman sebagai pejabat publik apabila tidak mampu menunjukkan sikap yang menghormati warga negara yang menyampaikan kritik.
“Model pejabat seperti Budiman Sudjatmiko itu tidak akan memberikan manfaat apa pun bagi negara ini,” ujarnya.
Ia bahkan menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang diterima pejabat negara berasal dari uang rakyat, termasuk dari pajak yang dibayarkan generasi muda yang saat ini aktif mengawasi jalannya pemerintahan.
“Justru sebaliknya menjadi beban negara, karena fasilitasnya ditanggung oleh uang pajak warga negara, termasuk uang pajak dari anak muda itu,” tandasnya.
Polemik Masih Bergulir di Ruang Publik
Pernyataan Andi Sinulingga menambah panjang daftar respons publik terhadap perdebatan yang viral tersebut. Hingga kini, video adu argumen antara Budiman Sudjatmiko dan seorang mahasiswa masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Peristiwa itu memunculkan beragam pandangan terkait etika pejabat publik dalam merespons kritik dari masyarakat. Di sisi lain, polemik tersebut juga kembali membuka diskusi mengenai pentingnya ruang dialog yang sehat antara pemerintah dan generasi muda dalam menjaga iklim demokrasi yang terbuka, kritis, dan saling menghormati.
