Bahu Jalan Kajoetangan Steril dari Motor Mulai 7 Januari, Parkir Dialihkan ke Gedung Baru

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kawasan Kajoetangan Heritage di Kota Malang bakal tampil lebih tertib dalam waktu dekat. Pemerintah Kota Malang memastikan sepeda motor tidak lagi diperbolehkan parkir di bahu Jalan Basuki Rahmat mulai 7 Januari 2026. Seluruh parkir roda dua akan dipusatkan di gedung parkir baru yang berada di bekas kantor Bank Syariah Mandiri.

Kebijakan ini menjadi bagian dari penataan kawasan heritage sekaligus upaya mengurai kepadatan lalu lintas di salah satu koridor utama pusat kota. Selama ini, parkir motor di bahu jalan kerap membuat ruang jalan menyempit dan mengganggu arus kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, sebelum kebijakan diberlakukan penuh, pihaknya telah melakukan uji coba operasional gedung parkir tersebut. Uji coba dilakukan pada Rabu (31/12), dilanjutkan masa evaluasi dan persiapan hingga 6 Januari.

“Mulai tanggal 7 Januari bahu jalan hanya untuk parkir mobil. Sepeda motor semuanya diarahkan ke gedung parkir,” ujar Jaya, dikutip RadarMalang, Sabtu (3/1).

Gedung parkir yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 9 miliar itu dirancang menampung hingga 800 sepeda motor dan 25 mobil. Dengan kapasitas tersebut, Dishub optimistis seluruh kendaraan roda dua yang selama ini parkir di bahu jalan bisa tertampung dengan baik.

Tak hanya itu, Dishub juga menyiapkan skema parkir terintegrasi antara kawasan Kajoetangan dan Jalan Majapahit. Parkir vertikal di Jalan Majapahit disambungkan langsung dengan gedung parkir Kajoetangan untuk memudahkan pengendara.

“Skemanya, lantai satu di Kajoetangan dan Jalan Majapahit digunakan untuk parkir mobil. Kemudian lantai dua dan seterusnya bakal digunakan untuk sepeda motor,” jelas Jaya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan lancar, Dishub telah melakukan sosialisasi kepada seluruh juru parkir (jukir) yang bertugas di kawasan tersebut. Sejumlah papan imbauan juga sudah dipasang agar masyarakat mengetahui perubahan aturan parkir itu.

Dengan diberlakukannya larangan parkir motor di bahu jalan, diharapkan wajah Kajoetangan Heritage menjadi lebih rapi, nyaman bagi pejalan kaki, serta mendukung konsep kawasan wisata sejarah yang ramah pengunjung.

Exit mobile version