Bangunan Sekolah Roboh, Puluhan Siswa SD di Malang Terpaksa Belajar di Rumah Warga

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, terganggu setelah sebagian bangunan sekolah itu roboh. Dampaknya, puluhan siswa harus mengikuti pelajaran di rumah warga sekitar karena ruang kelas mereka tak lagi bisa digunakan.

Total ada 58 siswa yang terdampak akibat kejadian tersebut. Mereka berasal dari kelas 3, 4, dan 5 yang ruang belajarnya mengalami kerusakan parah. Sementara itu, tiga kelas lainnya masih menjalankan aktivitas belajar di ruang yang kondisinya dinilai aman.

Bangunan sekolah diketahui ambruk pada Minggu, 11 Januari 2026. Insiden itu terjadi setelah wilayah Kalipare diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi hingga malam hari.

Kepala SDN 4 Sukowilangun, Sugiono, menjelaskan bahwa kondisi bangunan sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, pihak sekolah telah mengantisipasi dengan mengosongkan ruang kelas yang berisiko.

“Sebenarnya atapnya sudah terlihat melengkung sejak September 2025. Kondisinya semakin parah sejak awal tahun ini kemudian kami kosongkan,” ujarnya.

Ia menyebut, laporan terkait kerusakan bangunan sudah disampaikan jauh sebelum kejadian ambruk. Namun hingga kini, perbaikan belum juga terealisasi.

“Sekolah ini sejak 2008 belum diperbaiki hingga sekarang. Sudah pernah diajukan untuk direnovasi tapi masih belum terlaksana. Mungkin kendala administrasi dan butuh waktu,” ungkapnya.

Demi keselamatan para siswa, sekolah akhirnya memutuskan untuk memindahkan sementara proses belajar ke rumah-rumah warga di sekitar sekolah. Langkah darurat ini diambil agar aktivitas pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi terbatas.

Di sisi lain, perhatian dari pemerintah daerah kini dinanti. Bupati Malang Sanusi dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi sekolah yang terdampak pada hari ini.

Kunjungan tersebut diharapkan bisa mempercepat penanganan dan memberikan solusi konkret atas kondisi sekolah yang sudah lama membutuhkan perbaikan. “Harapannya dapat segera diperbaiki,” pungkas Sugiono.

Sumber: ketik.com

Exit mobile version