SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kesempatan menimba pengalaman internasional datang bagi Amelia Santika. Mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) angkatan 2023 itu berhasil lolos sebagai penerima beasiswa New Southbound Policy Elite Study Program (NSPESP), program pertukaran akademik yang didanai Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA).
Lewat beasiswa tersebut, Amelia mengikuti program pertukaran jangka pendek di National Quemoy University, Taiwan, sejak 11 September 2025 hingga 13 Januari 2026. Selama berada di sana, ia tak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga menyelami dinamika sosial, ekonomi, dan politik, sekaligus mengenal budaya setempat secara langsung.
Amelia menuturkan, informasi mengenai program bergengsi ini pertama kali ia peroleh melalui UPT Global Partnership and Reputation (GPR/International Office) Universitas Brawijaya. Proses seleksinya pun cukup panjang, mulai dari tahap administrasi, pengiriman dokumen ke universitas tujuan, hingga pengumuman resmi penerima beasiswa.
Pengalaman tinggal di Kinmen, wilayah kepulauan Taiwan yang dikenal tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota besar, menjadi kesan tersendiri bagi Amelia.
“Program ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan dan menyenangkan. Tinggal di Kinmen dengan suasana yang tenang, alami, dan jauh dari keramaian kota besar menghadirkan pengalaman hidup yang berbeda, sekaligus membantu saya dan peserta lain menikmati proses belajar dengan lebih reflektif. Lingkungan kampus yang nyaman, masyarakat yang ramah, serta kehidupan sehari-hari yang berjalan perlahan membuat interaksi terasa lebih hangat dan bermakna,” terang Amelia.
Selain perkuliahan dengan dosen berpengalaman, program NSPESP juga dirancang dengan berbagai aktivitas pendukung. Peserta mendapat pembelajaran bahasa Mandarin, kegiatan budaya, hingga kunjungan edukatif yang terorganisasi untuk memperkaya pemahaman lintas negara.
Bagi Amelia, program ini menjadi ruang penting untuk memperluas wawasan global sekaligus mengasah perspektif sebagai mahasiswa Hubungan Internasional. Ia pun berharap kesempatan serupa dapat dirasakan lebih banyak mahasiswa UB di masa mendatang.
Ia mendorong agar UPT Global Partnership and Reputation (GPR/International Office) UB terus aktif menyebarkan informasi mengenai program internasional kepada mahasiswa.
Dengan begitu, menurut Amelia, peluang merasakan pengalaman akademik dan budaya di luar negeri atau international exposure dapat semakin terbuka luas bagi civitas akademika Universitas Brawijaya.
