Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Derbi Jatim Panas! Madura United Terpojok, Berani Hentikan Laju Ganas Arema FC?

Iklan

SUARAMALANG.COM, Malang – Aroma panas Derbi Jawa Timur kembali terasa. Madura United bakal menjamu Arema FC pada pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Laga ini bukan sekadar adu gengsi. Bagi tuan rumah, tiga poin terasa seperti harga mati.

Iklan

Tim berjuluk Singo Edan tengah dalam kepercayaan diri tinggi. Tiga pertandingan terakhir dilalui dengan kemenangan beruntun, bahkan tanpa kebobolan.

Persijap Jepara ditaklukkan 1-0, lalu Persija Jakarta 2-0, dan terakhir Semen Padang disikat 3-0. Grafik performa yang menanjak ini membuka peluang Arema merangsek ke papan atas jika kembali menang di Pamekasan.

Pelatih Arema, Marcos Santos, menegaskan timnya tak ingin terlena. “Kami mau bertahap untuk melalui laga demi laga dengan baik, ketika bagus di permainan, hasil bagus, secara posisi kami akan naik,” kata Marcos Santos, pelatih berusia 46 tahun itu.

Meski di atas kertas lebih diunggulkan, ia tetap mewaspadai kekuatan Madura United yang tampil di kandang sendiri.

Situasi berbeda justru dialami Laskar Sape Kerrab. Mereka masih tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 19 poin. Jarak dengan zona degradasi hanya empat angka dari Semen Padang yang mengoleksi 15 poin.

Enam laga terakhir dilalui tanpa kemenangan. Terakhir kali Madura United meraih tripoin saat membantai Semen Padang 5-1 pada 28 Desember 2025. Setelah itu, dua hasil imbang dan empat kekalahan menghantui. Pekan lalu, mereka bermain imbang 2-2 melawan Persis Solo.

Pelatih Madura United, Carlos Parreira, sadar laga ini krusial untuk menyelamatkan musim. “Kami fokus pada pemulihan kondisi pemain, memperbaiki detail taktik, dan meningkatkan konsentrasi di setiap lini,” ujar Carlos Parreira.

“Ini laga penting, jadi semua elemen tim bekerja maksimal,” ujarnya lagi.

Ia juga menegaskan siap memutus tren positif rivalnya. “Namun, setiap laga berbeda. Kuncinya adalah disiplin dalam organisasi permainan, tidak memberi ruang terlalu banyak serta lebih efektif saat mendapatkan peluang.” paparnya.

“Kami harus bermain dengan karakter dan keberanian,” imbuhnya.

Rekor Pertemuan dan Aroma Emosional
Secara head to head, Arema masih unggul. Dari 18 pertemuan di kasta tertinggi, Singo Edan mengoleksi tujuh kemenangan, sementara Madura United lima kali menang dan enam laga berakhir imbang.

Pertandingan ini juga sarat nuansa emosional. Beberapa pemain pernah saling bertukar kostum di masa lalu.

Ahmad Nufiandani, Nurdiansyah, dan Taufik Hidayat kini membela Madura United setelah sebelumnya memperkuat Arema. Sebaliknya, Lucas Frigeri, Salim Tuharea, Iksan Lestaluhu, dan Anwar Rifai punya kenangan bersama Sape Kerrab.

Dengan kondisi yang kontras, Arema tengah menanjak, Madura berjuang keluar dari tekanan, Derbi Jatim kali ini dipastikan berjalan panas. Pertanyaannya, apakah keberanian Sape Kerrab cukup untuk meredam auman Singo Edan?

Iklan
Iklan
Iklan