Dinas Pendidikan Memastikan Penanganan Ruas Kelas yang Tergusur Proyek Jalan, Penanganannya Lintas Sektoral

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan SD Negeri 1 Srigonco, Kecamatan Bantur, yang terdampak proyek pelebaran jalan nasional.

Pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan mekanisme penganggaran agar pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi fasilitas sekolah dapat segera direalisasikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, AP., M.Si., mengatakan pihaknya sejak awal telah melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pertanahan, Dinas Cipta Karya, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Bappeda untuk menindaklanjuti dampak pelebaran jalan terhadap sarana pendidikan di SDN 1 Srigonco.

“Dinas Pendidikan juga telah mengajukan usulan tambahan anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang yang terdampak, dan pembangunan pagar sebagai bahan pembahasan pemerintah daerah,” ujar Bagus.

Menurut Bagus,  berdasarkan hasil koordinasi lintas OPD, mekanisme pembiayaan pembangunan tersebut direncanakan melalui Perubahan APBD Kabupaten Malang dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku.

Rehabilitasi Ruang Kelas Menunggu Anggaran

Sembari menunggu proses penganggaran, Dinas Pendidikan memastikan kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Srigonco tetap berlangsung. Sekolah memanfaatkan ruang yang masih tersedia agar para siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

“Kami memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memanfaatkan ruang yang tersedia sehingga hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan tetap terpenuhi. Kami akan terus mengawal proses ini bersama perangkat daerah terkait agar penanganannya dapat segera direalisasikan,” tegas Bagus.

Pernyataan Kadiknas Kabupaten Malang tersebut menjadi respons atas perhatian publik terhadap kondisi SDN 1 Srigonco yang hingga kini masih menunggu pembangunan ruang kelas pengganti setelah salah satu bangunannya terdampak proyek pelebaran jalan nasional menuju kawasan wisata Pantai Balekambang.

Pemerintah Kabupaten Malang berharap proses penganggaran melalui Perubahan APBD dapat mempercepat penanganan sehingga siswa dapat kembali belajar dengan fasilitas yang lebih aman dan memadai.

Pewarta : *Deni Robi

Exit mobile version