DLH Kota Malang Mengangkut 600 Ton Sampah Pascaperayaan Tahun Baru 2026

SUARAMALANG.COM, Kota Malang— Perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Malang menyisakan lonjakan signifikan volume sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat sedikitnya 600 ton sampah berhasil diangkut dari berbagai titik keramaian usai perayaan pergantian tahun.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengatakan proses pembersihan dimulai sejak pukul 04.00 WIB pada Kamis (1/1/2026). Sebanyak 500 petugas kebersihan diterjunkan untuk memastikan kondisi kota kembali bersih setelah perayaan malam tahun baru.

“Tidak ada penambahan personel. Yang kami tingkatkan adalah jumlah rit pengangkutan sampah,” ujar Raymond, Kamis (1/1/2026).

Ia menjelaskan, pada hari normal truk sampah melakukan pengangkutan sebanyak dua hingga tiga rit per hari. Namun pascaperayaan Tahun Baru, jumlah rit ditingkatkan hingga empat kali untuk mengejar volume sampah yang meningkat tajam.

“DLH Kota Malang memiliki 48 unit truk, dengan 45 unit beroperasi. Setiap truk sekali angkut membawa sekitar 3,5 sampai 4 ton sampah,” jelasnya.

Raymond menambahkan, waktu pengangkutan sampah ke TPA Supit Urang juga diperpanjang. Jika pada hari biasa pengangkutan rampung sekitar pukul 12.00 WIB, pascaperayaan Tahun Baru pengangkutan berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.

“Karena volume sampah membludak, jam pengangkutan kami perpanjang sampai sore hari,” katanya.

Berdasarkan data DLH, volume sampah yang masuk ke TPA Supit Urang saat perayaan Tahun Baru 2026 meningkat sekitar 80 ton dibandingkan hari biasa. Meski demikian, jumlah tersebut relatif sama dengan volume sampah pada perayaan Tahun Baru tahun sebelumnya.

Raymond menyebutkan, timbunan sampah terbanyak ditemukan di sejumlah kawasan keramaian, antara lain Jalan Ijen, Kayutangan Heritage, sekitar Stasiun Kota Baru, serta sejumlah masjid yang menggelar kegiatan pengajian akhir tahun.

“Beberapa titik yang paling banyak menghasilkan sampah antara lain kawasan Ijen, Kayutangan, sekitar stasiun, dan area masjid, salah satunya Masjid Kidul Pasar,” pungkasnya.

DLH Kota Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada momentum perayaan besar, agar beban pengelolaan sampah dapat ditekan.

Pewarta: *Ali Nopan

Exit mobile version