Jalan Pasar Gadang Mulai Dibedah Juni 2026, Pemkot Malang Fokus Perkuat Jalur Ekonomi Selatan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Gadang Kota Malang segera mendapat dukungan infrastruktur baru. Pemerintah Kota Malang memastikan proyek perbaikan jalan di jalur padat tersebut mulai dikerjakan pertengahan Juni 2026.

Perbaikan dilakukan setelah kondisi jalan rusak lama dikeluhkan masyarakat dan pelaku usaha. Jalur itu selama ini menjadi akses vital distribusi barang menuju kawasan perdagangan di selatan Kota Malang.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto mengatakan saat ini proyek masih memasuki tahap pengadaan. Pemkot menargetkan pekerjaan fisik dimulai apabila seluruh proses administrasi selesai tepat waktu.

“Sekarang dalam tahap pengadaan. Kalau tidak ada perubahan pertengahan Juni kita laksanakan. Ini sekarang proses pengadaan,” ujar Dandung, Jumat (29/5/2026).

Gunakan Cor Beton dan Aspal

Pemkot Malang menyiapkan dua metode pengerjaan untuk memperkuat ketahanan jalan. Sebagian ruas akan menggunakan cor beton rigid, sedangkan titik lainnya diperbaiki menggunakan pengaspalan.

Selain badan jalan, proyek juga menyasar sistem drainase di sisi kanan dan kiri jalan. Langkah itu dilakukan agar genangan air tidak kembali mempercepat kerusakan permukaan jalan.

“Yang utama jelas pengerjaan jalannya. Konstruksinya ada dua macam. Kita pakai cor beton dan pakai aspal. Lalu juga ada pengerjaan gorong-gorong pada kanan dan kiri jalan,” katanya.

Menurut Dandung, kerusakan jalan dipicu tingginya tonase kendaraan yang melintas setiap hari. Kondisi jalan yang kerap tergenang air juga membuat lapisan aspal cepat rusak.

Karena itu, metode cor beton dipilih untuk meningkatkan kekuatan jalan dalam jangka panjang. Pemkot berharap jalur tersebut lebih tahan terhadap beban kendaraan berat.

“Penyebabnya karena tonase. Lalu aspal kalau kena air terus kan, kita berharap dengan cor yang rigid, jalan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Jembatan Juga Diperbaiki

Perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jalan utama. Area jembatan di jalur Pasar Gadang juga akan mendapat penanganan khusus melalui pengerokan dan pengaspalan ulang.

Dandung menjelaskan struktur jembatan masih dinilai aman dan kuat. Namun permukaan aspal di atas jembatan sudah mengalami kerusakan sehingga perlu diperbarui.

“Jembatan kita lakukan pengerokan dan pengaspalan ulang. Catatan untuk jembatan, secara konstruksi kuat, tapi aspalnya memang butuh sentuhan,” jelasnya.

Total panjang jalan yang diperbaiki mencapai sekitar 670 meter. Pemkot Malang berupaya memaksimalkan anggaran agar seluruh titik kerusakan bisa segera tertangani.

Pedagang Sudah Direlokasi

Sebelum proyek dimulai, pedagang di sekitar lokasi sudah dipindahkan sementara. Relokasi dilakukan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan agar pengerjaan tidak terganggu aktivitas pasar.

“Pedagangnya sudah kita geser sama Diskopindag,” ungkap Dandung.

Untuk teknis pengerjaan, cor beton akan diterapkan mulai simpang traffic light sisi barat pasar hingga arah timur. Panjang pengerjaan rigid beton diperkirakan mencapai sekitar 500 meter.

Sementara metode pengaspalan dilakukan di beberapa titik mendekati jembatan hingga arah Jalan Rajasa. Panjang ruas yang diaspal diperkirakan sekitar 100 meter.

“Cor nanti mulai dari simpang traffic light sisi barat pasar ke timur sekitar 500 meter. Kalau aspal beberapa puluh meter menjelang jembatan sampai Jalan Rajasa. Kemungkinan panjang sekitar 100 meteran,” terangnya.

Dandung berharap setelah proyek selesai, masyarakat ikut menjaga kondisi jalan agar tetap awet. Infrastruktur yang baik dinilai penting untuk mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi Kota Malang.

“Kalau sudah selesai kami berharap baik pedagang, pengguna jalan bisa memelihara bersama-sama agar jalan lebih awet. Karena bagaimana pun juga jalan harus kita bangun untuk mendukung aksesibilitas dan perekonomian di Kota Malang,” pungkasnya.

Exit mobile version