SUARAMALANG.COM, BOGOR – Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si (Han) resmi memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (15/10). Keterlibatan dalam penanganan bencana telah ia tunjukkan sebelumnya.
Letjen Kristomei Sianturi menyampaikan ia bukan sosok baru di penanganan bencana. Hal tersebut disampaikan pada acara Serah Terima Jabatan (sertijab) Kepala BNPB yang digelar di InaDRTG, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10).
Kepala BNPB yang baru ini menegaskan kedekatannya dengan BNPB bukan hal baru. Ia pernah bertugas di BNPB saat tergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) pada tahun 2020.
Saat itu ia yang berpangkat kolonel diperbantukan di media center BNPB mendampingi Kepala BNPB Alm. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.
“Saya teringat enam tahun lalu, mendampingi Pak Doni Monardo, saat itu saya diperbantukan di media center. Itu salah satu pengalaman kami, bahkan saat itu saya juga sempat menginap di kantor BNPB,” imbuh Kristomei.
“Jadi bertugas di BNPB bukan hal yang baru, walau saat itu hanya sebentar, namun banyak berkutat langsung di dalamnya,” pungkasnya.
Kemudian, Kepala BNPB menyampaikan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto kemarin (15/10), dirinya mendapatkan tugas untuk segera bekerja khususnya penanganan darurat bencana yang sedang terjadi di Indonesia.
“Tugas ke depan untuk segera bekerja menangani bencana,” ujar Kristomei.
Ia juga memberikan semangat optimisme kepada seluruh jajaran dalam mengarungi penanganan bencana ke depan selama masa kepemimpinannya.
“Mari kita kerja bersama dan mari sama-sama kita bersemangat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Kristomei turut mengapresiasi capaian dan kinerja Kepala BNPB sebelumnya yaitu Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. yang telah memimpin operasi penanggulangan bencana selama 5 tahun pada periode 2021 sampai dengan 2026.
Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan, disaksikan jajaran pejabat tinggi madya, pejabat tinggi pratama, serta pegawai BNPB.
Prosesi berlangsung khidmat sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dan pengabdian dalam tugas kemanusiaan penanggulangan bencana.
Kepala BNPB Termuda
Letjen TNI Kristomei Sianturi, kelahiran Kotabumi, Lampung Utara, 6 Mei 1976, tercatat sebagai Kepala BNPB termuda saat dilantik di usia 50 tahun. Ia menggantikan 5 pendahulunya mulai dari Syamsul Maarif, Willem Rampangilei, Doni Monardo, Ganip Warsito, hingga Suharyanto.
Lulusan Akademi Militer 1997 kecabangan Infanteri ini sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kodam XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.
Rekam jejak penugasannya meliputi penugasan di lingkungan Kostrad, Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak, Dandim 0424/Tanggamus, Kapendam Jaya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD pada 2023, Wakil Gubernur Akademi Militer pada 2024, dan Kepala Pusat Penerangan TNI pada Maret 2025.
Pengalaman di bidang teritorial dan penerangan menjadi modal penting dalam memperkuat komunikasi risiko dan sinergi lintas sektor kebencanaan, khususnya saat penanganan Covid-19 waktu itu.
Pewarta: *Riyanto/Ist












