SUARAMALANG.COM, Nasional – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). Mantan Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, dimakamkan secara militer sebagai penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin. Prosesi dimulai sekitar pukul 11.40 WIB dan berlangsung penuh penghormatan dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara serta petinggi TNI dan Polri.
Panglima Kostrad, Mohammad Fadjar, turut hadir dalam prosesi pemakaman tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari penghormatan keluarga besar Kostrad kepada salah satu tokoh yang pernah memimpin matra tersebut.
Selain itu, tampak hadir Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Mohamad Tonny Harjono.
Wafat di Usia 76 Tahun
Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Almarhum tutup usia pada umur 76 tahun. Sebelum dimakamkan di TMP Kalibata, jenazah sempat disemayamkan dan mendapatkan penghormatan militer dari berbagai kalangan pemerintahan maupun TNI.
Jejak Karier dari Kostrad hingga Menhan
Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1974. Kariernya di lingkungan TNI Angkatan Darat terbilang panjang dan sarat pengalaman kepemimpinan.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Panglima Kodam V/Brawijaya pada 1999 hingga Panglima Kodam Jaya/Jayakarta periode 1999–2000.
Di lingkungan Kostrad, Ryamizard pernah menjabat Komandan Brigade Infanteri 17/Kujang I. Kariernya terus menanjak ketika dipercaya menjadi Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad pada 1998, kemudian Kepala Staf Kostrad, hingga akhirnya dilantik sebagai Panglima Kostrad ke-26 pada tahun 2000.
Setelah memimpin Kostrad hingga 2002, Ryamizard mendapat amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan menjabat sampai 2005.
Dipercaya Jokowi Menjadi Menteri Pertahanan
Pada era pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, Ryamizard dipercaya mengemban jabatan Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019.
Saat memperkenalkannya kepada publik pada awal pembentukan Kabinet Kerja, Jokowi menyebut Ryamizard sebagai sosok militer yang memiliki pandangan demokratis serta visioner dalam melihat tantangan pertahanan nasional.
Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan masyarakat Indonesia. Sosoknya dikenang sebagai prajurit yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan bangsa dan negara.
