SUARAMALANG.COM, CIREBON – Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan petugas kepolisian memberikan imbauan kepada warga untuk mengembalikan uang yang ditemukan di jalan usai aksi perampokan yang terjadi di wilayah Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, peristiwa tersebut terjadi setelah dua orang terduga pelaku merampok uang senilai sekitar Rp850 juta di BRILink Amanda, Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, belum lama ini.
Dalam video yang viral, seorang petugas kepolisian menggunakan pengeras suara untuk meminta masyarakat menyerahkan uang yang diduga berasal dari hasil kejahatan tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Bahwa tadi terjadi perhamburan uang oleh pelaku kejahatan, yang mana jumlahnya sangat banyak yang disebarkan di depan sekolah ini,” ujar petugas dalam rekaman video yang beredar.
Petugas juga mengingatkan warga agar tidak menyimpan uang yang ditemukan karena merupakan bagian dari barang bukti kasus pidana yang sedang ditangani kepolisian.
“Kepada Ibu-ibu, Bapak-bapak yang merasa mendapatkan uang taburan dari kejahatan, tolong dikembalikan kepada aparat kepolisian. Jangan sampai nanti Ibu-ibu, Bapak-bapak, Adik-adik terkena dampak kasus ini. Karena ini modus kejahatan,” lanjutnya.
Menurut narasi yang beredar, dua terduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor usai melakukan aksi perampokan. Saat dikejar warga, pelaku yang berada di posisi penumpang disebut membuka tas berisi uang hasil kejahatan dan menebarkannya ke jalan.
Aksi tersebut membuat uang berhamburan di sejumlah titik dan menjadi rebutan warga yang berada di sekitar lokasi. Situasi itu juga diduga dimanfaatkan pelaku untuk menghambat pengejaran yang dilakukan warga.
Menanggapi kejadian tersebut, jajaran Polsek Kaliwedi bersama Polres Cirebon langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara agar uang yang ditemukan segera diserahkan kepada kepolisian.
Dalam keterangannya, petugas menegaskan bahwa uang yang ditemukan warga diduga berkaitan dengan tindak pidana sehingga memiliki status sebagai barang bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
“Uang yang ditemukan masyarakat merupakan barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana. Karena itu, masyarakat diminta menyerahkannya kepada petugas agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” demikian imbauan petugas.
Hingga video tersebut viral dan menjadi perbincangan warganet, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan kasus maupun identitas para terduga pelaku.
