SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup total Jalan Watudakon, tepatnya di depan minimarket di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu malam (1/8/2026).
Insiden tersebut juga menyebabkan 9 orang mengalami luka-luka, beberapa kendaraan rusak, dan mengakibatkan kemacetan panjang dari kedua arah.
Berdasarkan informasi dari petugas di lokasi, pohon mahoni dengan tinggi sekitar 20–25 meter dan diameter mencapai 3–4 meter itu diduga roboh, setelah batang bagian bawah mengalami keropos akibat adanya aktivitas pembakaran sampah . Saat tumbang, pohon langsung melintang di badan jalan dan menimpa pengendara yang sedang melintas.
Akibat kejadian tersebut, tiga sepeda motor dan satu mobil sedan mengalami kerusakan. Mobil sedan mengalami pecah kaca depan serta penyok pada bagian kap, sementara papan penunjuk (sign pole) minimarket di lokasi juga rusak tertimpa ranting pohon.
Korban Luka Tertimpa Pohon Dibawa ke Rumah Sakit
Menerima laporan warga, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, PMI Kabupaten Malang, Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Polsek Pakisaji, Babinsa, Forkopimcam, perangkat desa, serta puluhan relawan langsung menuju lokasi.
Mereka melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw), membersihkan material yang menutup jalan, sekaligus memberikan pertolongan pertama kepada para korban sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Sebanyak sembilan korban dilaporkan mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. Di antaranya Abi (23), warga Kendalpayak, mengalami patah tulang lengan kanan bawah; Arif Susilo (44), warga Genengan, mengalami dugaan patah tulang selangka; serta beberapa korban lainnya, termasuk anak-anak, dirujuk ke RS Ben Mari dan RSSA Malang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Arus Lalulintas Lumpuh Macet Panjang
Seorang relawan yang ikut dalam proses evakuasi mengatakan, pohon tumbang menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total hingga antrean kendaraan mengular cukup panjang.
“PMI dan BPBD langsung bergerak bersama tim gabungan melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan ranting agar akses jalan dapat kembali dibuka. Selain itu, petugas juga memberikan pertolongan pertama kepada para korban di lokasi,” ujar relawan yang terlibat dalam evakuasi.
Hingga proses evakuasi selesai, kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh petugas. Sementara itu, penyebab pasti tumbangnya pohon masih di telusuri yang diduga menjadi pemicu robohnya pohon tersebut.
Pewarta: *Deni Robi
