Polresta Malang Kota Bangun 2 SPPG, Hampir 2.000 Warga Bakal Nikmati MBG

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang terus diperluas. Kali ini, giliran Polresta Malang Kota yang tancap gas menyiapkan dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Satu dapur sudah beroperasi, sementara satu lainnya tinggal menunggu lampu hijau dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Unit pertama berlokasi di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, dan telah melayani penerima manfaat. Sedangkan unit kedua di kawasan Jalan Ikan Gurami, Kecamatan Lowokwaru, kini hampir rampung dan memasuki tahap akhir administrasi.

Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana memastikan progres pembangunan dapur kedua nyaris selesai.

“Pembangunan sudah mencapai 99%. Saat ini kami tinggal menunggu verifikasi dari BGN,” kata Kombes Putu Kholis, dikutip beritasatu, Sabtu (14/2/2026).

Keberadaan dua SPPG ini diproyeksikan menjangkau hampir 2.000 penerima manfaat program MBG. Tak hanya soal distribusi makanan bergizi, Polresta juga menekankan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Untuk serapan tenaga kerja, kami memanfaatkan warga dari Lowokwaru. Termasuk belanja dan ketersediaan bahan baku. Kami upayakan maksimal dari Kota Malang sehingga rantai pasok bisa maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, dapur gizi ini bukan sekadar fasilitas pendukung, tetapi juga bentuk kolaborasi berkelanjutan antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Malang menargetkan jumlah SPPG terus bertambah. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebutkan capaian saat ini sudah mendekati target.

“Target kami sebanyak 85 SPPG dan saat ini sudah ada 61 SPPG. Dengan rincian 53 SPPG beroperasi, tujuh SPPG akan segera beroperasi dan satu SPPG nonaktif. Kami berharap kontribusi aktif dari masyarakat terus meningkat, tentunya melalui verifikasi dari BGN,” terangnya.

Untuk menjamin mutu dan keamanan pangan, Pemkot juga mendorong setiap unit mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Ada 30 SPPG yang sudah mengurus SLHS, termasuk satu SPPG Polresta Malang Kota di Kedungkandang. Untuk yang di Lowokwaru masih berproses,” pungkas Wahyu.

Exit mobile version