Berita  

Status Gunung Semeru Masih Siaga, Warga Diminta Waspadai Potensi Erupsi Susulan

Status Siaga Masih Bertahan

SUARAMALANG.COM, Lumajang – Aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Kondisi ini menunjukkan ancaman belum sepenuhnya mereda.

Petugas terus memantau perkembangan vulkanik secara intensif. Pemantauan dilakukan dari pos pengamatan resmi.

Status ini dipertahankan karena potensi erupsi masih tinggi. Masyarakat diminta tetap waspada setiap saat.

Erupsi Terjadi Sebelumnya
Sebelumnya, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu sempat mengalami erupsi. Letusan terjadi pada Jumat pagi.

Kolom abu terpantau mencapai sekitar 800 meter di atas puncak. Arah sebaran mengarah ke wilayah utara.

“Erupsi masih berlangsung saat laporan ini dibuat,” kata Sadono Irawan, Pusdalops BPBD Kabupaten Malang mengutip pernyataan resmi PVMBG Semmeru.

Aktivitas Vulkanik Masih Terpantau
Alat seismograf merekam aktivitas erupsi dengan jelas. Amplitudo maksimum tercatat mencapai 21 mm.

Durasi letusan berlangsung sekitar satu menit lebih. Data ini menunjukkan aktivitas gunung masih dinamis.

PVMBG terus mengevaluasi data tersebut. Hasil pemantauan menjadi dasar rekomendasi keselamatan.

Zona Rawan Harus Dihindari
Pemerintah menetapkan sejumlah zona berbahaya. Area tenggara Besuk Kobokan menjadi perhatian utama.

Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 13 kilometer. Potensi awan panas masih dapat terjadi.

Selain itu, warga harus menjauhi tepi sungai. Jarak aman minimal 500 meter tetap diberlakukan.

Ancaman Lahar dan Awan Panas
Aliran lahar berpotensi menjangkau hingga 17 kilometer. Risiko meningkat saat terjadi hujan di kawasan puncak.

“Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mendekati radius 5 kilometer dari kawah,” ujar Sadono.

Beberapa sungai rawan terdampak material vulkanik. Di antaranya Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan. Potensi bahaya masih bisa terjadi tanpa tanda awal yang jelas.

Exit mobile version