SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Dua pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi masuk dalam jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang periode 2026–2031 dalam agenda pengukuhan dan Halal bi Halal yang digelar Sabtu (18/4/2026), menandai penguatan sinergi antara ulama, umara, dan akademisi di tengah tantangan keumatan modern.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh tersebut, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. dilantik sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan, sementara Ketua LP2M UIN Malang Dr. Isroqunnajah, M.Ag. dipercaya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Malang.
Pelantikan ini turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta elemen masyarakat, yang memperlihatkan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat peran keagamaan dan sosial di tingkat daerah.
Sinergi UIN Malang dan MUI Kota Malang
Masuknya dua tokoh akademisi UIN Malang dalam struktur MUI Kota Malang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat integrasi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga keulamaan.
Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi, menyampaikan harapan agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Semoga peran kita mampu merepresentasikan MUI yang releban dan solutif bagi umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara kampus dan MUI menjadi penting untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan keumatan, termasuk dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Keumatan
Keterlibatan akademisi dalam struktur MUI mencerminkan semakin eratnya hubungan antara institusi pendidikan dan otoritas keagamaan dalam membangun masyarakat yang moderat dan inklusif.
Selain itu, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran MUI dalam memberikan panduan keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus berbasis kajian ilmiah.
Momentum pengukuhan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antar lembaga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga harmoni sosial dan nilai-nilai religius di Kota Malang.























