SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Aparat kepolisian menyelidiki penemuan jenazah bayi yang menggegerkan warga Kecamatan Klojen, Kota Malang. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir jalan.
Kasus ini ditangani Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Klojen. Polisi kini mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan
Peristiwa itu terjadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 09.10 WIB. Temuan tersebut langsung memicu perhatian warga sekitar.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, menjelaskan kronologi awal penemuan. Seorang saksi bernama Rendra (26) melihat kardus mencurigakan di bawah pohon.
“Saksi melihat kardus coklat dalam posisi berdiri. Karena curiga, ia membuka dan menemukan bayi sudah meninggal,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Setelah memastikan isi kardus, saksi segera melapor ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Klojen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kondisi Bayi dan Hasil Pemeriksaan
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Kondisinya terbungkus selimut dan mengenakan topi berwarna pink.
Polisi memperkirakan usia bayi sekitar 10 hari saat ditemukan. Selain itu, terdapat luka lebam di bagian paha yang masih didalami penyebabnya.
“Diperkirakan umur bayi sekitar 10 hari. Ditemukan juga luka lebam di bagian pahanya,” ungkap Lukman.
Jenazah bayi kemudian dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Proses identifikasi dan pemeriksaan medis lanjutan dilakukan.
Polisi Selidiki Pelaku
Dari hasil penyelidikan sementara, bayi diduga dibuang sehari sebelum ditemukan. Waktu pembuangan diperkirakan terjadi pada Sabtu malam, 18 April 2026.
Polisi kini fokus menelusuri pelaku melalui rekaman kamera pengawas. Sejumlah CCTV di sekitar lokasi telah diamankan untuk dianalisis.
“Kami sudah meminta keterangan saksi dan mengecek rekaman CCTV. Anggota masih memburu pelaku,” tegas Lukman.
Hingga saat ini, penyelidikan terus berlangsung. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor guna membantu pengungkapan kasus.





















