SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Negeri Malang (UM) kembali memperkuat komitmennya sebagai kampus berkelanjutan. Kampus ini resmi merampungkan proses submit borang UI GreenMetric World University Rankings 2026 di Ruang Sidang Rektor Lantai 8 UM, Selasa (23/6/2026).
Melalui pengajuan borang tersebut, UM tidak hanya membidik peningkatan peringkat internasional. Kampus juga memperkuat pelaksanaan berbagai program keberlanjutan yang telah berjalan selama ini.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memastikan setiap kebijakan sustainability memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, sivitas akademika, dan masyarakat.
UI GreenMetric Jadi Tolok Ukur Kampus Berkelanjutan
Ketua Tim UI GreenMetric UM, Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., mengatakan tim menyusun borang tersebut setiap tahun sebagai agenda strategis universitas.
Menurutnya, UI GreenMetric bukan hanya ajang pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Program ini juga menjadi instrumen evaluasi untuk membangun budaya kampus yang peduli terhadap lingkungan.
“UI GreenMetric bukan sekadar tentang mengejar pemeringkatan. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai keberlanjutan benar-benar diimplementasikan dalam aktivitas sehari-hari di Universitas Negeri Malang,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan pimpinan universitas, seluruh unit kerja, dan sivitas akademika mendorong keberhasilan program tersebut. Karena itu, UM terus membangun budaya ramah lingkungan secara konsisten.
Komitmen tersebut juga meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Selain itu, kampus terus menumbuhkan kesadaran ekologis dan memperkuat karakter warga kampus yang peduli lingkungan.
“Kami memiliki komitmen untuk terus mengedukasi seluruh warga kampus agar semakin peduli terhadap lingkungan. Ini merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Simulasi Internal Capai Rata-rata 97 Persen
Pada kesempatan itu, Tim UI GreenMetric UM memaparkan hasil penyusunan borang yang telah dikerjakan selama beberapa bulan.
Perwakilan tim penyusun, Alfyananda Kurnia Putra, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa UI GreenMetric 2026 menambahkan indikator baru berupa governance atau tata kelola keberlanjutan.
Tahun ini, penilaian mencakup tujuh indikator. Indikator tersebut meliputi setting and infrastructure, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, air, transportasi, pendidikan dan riset, serta tata kelola keberlanjutan.
Berdasarkan simulasi internal, UM mencatat capaian di atas 90 persen pada seluruh indikator. Bahkan, rata-rata nilainya mencapai sekitar 97 persen.
“Capaian tertinggi berada pada kategori pengelolaan sampah,” jelas Alfyananda.
Selama proses penyusunan, tim mengumpulkan 77 dokumen pendukung. Dokumen tersebut berisi data kuantitatif dan kualitatif dari berbagai unit kerja di lingkungan Universitas Negeri Malang.
Selanjutnya, tim mengunggah seluruh dokumen beserta tautan pendukung ke portal resmi UI GreenMetric World University Rankings untuk memperkuat validitas data.
Pengelolaan Sampah Jadi Capaian Terbaik
UM berhasil memenuhi hampir seluruh indikator pada aspek pengelolaan sampah. Capaian tersebut menunjukkan efektivitas program pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah yang dijalankan kampus.
Sementara itu, tim masih terus memperkuat aspek konservasi air. Kampus juga meningkatkan sistem resapan untuk mendukung ketahanan lingkungan.
Pada sektor transportasi, tim melakukan pemantauan kendaraan yang keluar masuk kawasan kampus. Langkah ini mendukung strategi pengurangan emisi karbon.
Selain itu, UM memperkuat indikator pendidikan dan riset melalui berbagai penelitian, inovasi, serta program pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tahun ini, UM juga meningkatkan tata kelola keberlanjutan. Kampus menyusun dokumen anggaran sustainability, laporan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), serta memperkuat kelembagaan.
Melalui pengajuan borang UI GreenMetric 2026, UM optimistis dapat meningkatkan reputasi sebagai kampus hijau berkelas dunia. Di saat yang sama, universitas juga ingin memperkuat kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
