Wabup Malang Hadiri Silaturrahim Ulama–Umaro Mancanegara ke-23 di Kota Malang

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib menghadiri Silaturrahim Ulama–Umaro Mancanegara ke-23 yang digelar di Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi, Jalan Kebonsari IB/1, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (18/1/2026) siang. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama lintas negara dalam bidang pendidikan keagamaan, penguatan moderasi beragama, pengembangan ekonomi umat, serta kontribusi terhadap perdamaian dunia.

Acara tersebut dihadiri para alim ulama, kiai, habaib, pejabat sipil, unsur TNI dan Polri, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, serta pimpinan dan keluarga besar Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi. Wabup Malang terlihat mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ruang dialog dan silaturahmi lintas elemen.

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Malang itu dipandang sebagai sinyal kuat dukungan pemerintah daerah terhadap sinergi antara ulama dan umaro. Sinergi tersebut dinilai strategis dalam menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam konteks yang lebih luas, Silaturrahim Ulama–Umaro Mancanegara ke-23 tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi juga forum penting untuk memperluas jejaring global. Kabupaten Malang, melalui partisipasi aktif pimpinan daerahnya, menyatakan kesiapan menjadi bagian dari kerja sama internasional yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Partisipasi pemerintah daerah dalam forum ini juga mencerminkan kesadaran bahwa tantangan global, mulai dari ekstremisme hingga ketimpangan ekonomi umat, memerlukan pendekatan kolaboratif lintas negara. Pendidikan keagamaan yang inklusif dan penguatan moderasi beragama menjadi fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang damai dan berdaya saing.

Di sisi lain, kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam satu ruang dialog menunjukkan bahwa upaya menjaga harmoni sosial tidak bisa dilakukan secara sektoral. Kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci untuk merawat stabilitas sekaligus mendorong pembangunan berbasis nilai.

Melalui momentum silaturahmi ini, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan posisinya sebagai daerah yang terbuka terhadap kerja sama global, tanpa meninggalkan akar nilai lokal dan kebangsaan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat peran Malang dalam jejaring ulama–umaro internasional, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan bersama.

Exit mobile version