SUARAMALANG.COM, Kota Malang–Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya (UB) Prof. Imam Santoso meninjau kesiapan lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) guna menjamin kelancaran ujian yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari ke depan.
Peninjauan yang dilakukan pada Senin (20/4/2026) tersebut menyasar 15 titik lokasi di lingkungan kampus UB, mulai dari sejumlah ruangan yang ada di fakultas hingga Laboratorium Komputer Direktorat Teknologi Informasi (DTI).
”Ruangan harus sudah steril. Seluruh infrastruktur seperti komputer, laptop, CCTV, UPS (Uninterruptible Power Supply), genset, serta perlengkapan lain termasuk metal detector, kami pastikan dalam kondisi siap,” ujar Prof. Imam.
Ia menegaskan bahwa UB telah siap sepenuhnya menyelenggarakan UTBK yang akan berlangsung mulai 21 hingga 26 April 2026.
Selain aspek teknis, pihak universitas juga meningkatkan kualitas pengawasan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kecurangan tanpa mengurangi kenyamanan para peserta.
”Kami meningkatkan keketatan pengawasan, tetapi di saat yang sama tetap menjaga kenyamanan peserta agar bisa mengikuti tes dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik, Dr. Rosihan Asmara, S.E., M.P., menjelaskan mengenai pengaturan akses kendaraan di area kampus.
Ia menegaskan bahwa kendaraan pengantar, termasuk ojek daring, hanya diperbolehkan mengantar hingga gerbang kampus.
”Orang tua boleh mengantar, tetapi harus langsung keluar. Tidak boleh menunggu di dalam karena jalur harus tetap steril dari kepadatan,” kata Rosihan.
Bagi peserta yang membawa kendaraan pribadi, pihak kampus tetap memperkenankan mereka masuk dan menggunakan fasilitas parkir yang telah disediakan di setiap titik lokasi ujian.
Dalam peninjauan tersebut didampingi, Prof. Imam didampingi oleh Direktur Direktorat Teknologi Informasi (DTI), Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA), Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Universitas Brawijaya, serta jajaran unit kerja terkait lainnya. (DEA/UB)























