Bapenda Kabupaten Malang Hadirkan Program BMW untuk Permudah ASN Bayar Pajak

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang terus memperkuat pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program “Bapenda Menyapa Warga” (BMW) yang digelar di halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Senin (25/5/2026).

Melalui program tersebut, Bapenda Kabupaten Malang menyediakan layanan pengurusan dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Kegiatan jemput bola itu pun mendapat respons positif dari para ASN. Selain lebih praktis, layanan tersebut juga mempermudah wajib pajak dalam menunaikan kewajiban tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, membuka langsung kegiatan tersebut mewakili Bupati Malang. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Budiar, seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN, perlu menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak. Dengan demikian, kesadaran kolektif terhadap kewajiban perpajakan dapat terus meningkat.

“Oleh karena itu, diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen, termasuk ASN, untuk menjadi teladan dalam kepatuhan membayar pajak,” ujar Budiar.

Ia menjelaskan, penerimaan pajak daerah nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga sektor pendidikan.

Selain itu, pemerintah daerah juga memanfaatkan dana pajak untuk menjalankan berbagai program kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kontribusi wajib pajak dinilai sangat menentukan keberlangsungan pembangunan daerah.

“Pajak merupakan salah satu sumber utama pendapatan daerah yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Tidak hanya menghadirkan layanan administrasi, kegiatan BMW juga menjadi sarana edukasi perpajakan. Melalui agenda tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya pajak bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, mengatakan program BMW merupakan strategi pelayanan jemput bola yang dirancang untuk mendekatkan akses perpajakan kepada wajib pajak.

Menurutnya, pendekatan tersebut memberikan kemudahan bagi ASN yang memiliki keterbatasan waktu di tengah aktivitas pemerintahan sehari-hari. Dengan begitu, pelayanan perpajakan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Melalui pelayanan jemput bola ini, para ASN dapat memanfaatkan layanan secara lebih praktis tanpa harus meluangkan waktu khusus untuk datang langsung ke kantor pelayanan pajak,” ungkap Made.

Ke depan, Pemkab Malang berharap program BMW mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Selain itu, inovasi pelayanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Exit mobile version