Ganja Medis Masuk KEK? Usulan “Pulau Khusus” Picu Perdebatan Baru

SUARAMALANG.COM, Nasional – Wacana ganja medis kembali memanas. Kali ini, usulan datang dengan konsep berbeda dan cukup ekstrem.

Seorang anggota DPR mendorong legalisasi terbatas melalui kawasan khusus. Ide ini langsung memancing perhatian publik.

Gagasan Pulau Khusus
Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, mengusulkan pendekatan baru. Ia ingin negara mengendalikan ganja medis secara terbuka.

“Supaya tidak gelap, ya dibuat terang. Kita buat peredaran terang,” kata Hinca dalam forum resmi.

Ia bahkan mengusulkan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kawasan ini khusus mengelola ganja untuk kebutuhan medis.

“Saya sebut Kawasan Ekonomi Khusus Ganja Medis Indonesia,” ujarnya.

Lokasi dan Konsep Pengelolaan
Hinca menyebut wilayah kepulauan sebagai opsi lokasi. Ia menilai kawasan terpisah akan memudahkan pengawasan negara.

“Pulau-pulau di Maluku bisa jadi pilihan. Sejarah rempah ada di sana,” katanya.

Ia ingin KEK itu mencakup produksi, riset, dan rehabilitasi. Negara akan mengawasi seluruh aktivitas secara ketat.

Sorotan Ekonomi dan Rehabilitasi
Menurutnya, skema ini bisa memberi dampak ekonomi. Negara berpeluang mendapat pemasukan dari pengelolaan legal tersebut.

“Kalau itu terjadi, mestinya ada anggaran cukup. Kita selalu debat soal anggaran BNN,” ucapnya.

Ia juga mengusulkan relokasi pusat rehabilitasi. Pasien akan menjalani pemulihan di lingkungan alami dan terkontrol.

“Pusat rehabilitasi pindahkan saja ke situ. Hidup dengan alam, dijaga bagus,” jelasnya.

Kritik Minimnya Riset
Hinca menyoroti lambatnya riset ganja medis di Indonesia. Ia menilai pemerintah belum menindaklanjuti perintah Mahkamah Konstitusi.

“Mahkamah Konstitusi memerintahkan riset. Kita tunggu, tapi belum ada hasil,” katanya.

Ia juga menilai ganja memiliki potensi medis dan pertanian. Karena itu, ia meminta pendekatan yang lebih rasional.

Dorongan Masuk RUU
Usulan ini muncul dalam pembahasan RUU Narkotika dan Psikotropika. Forum tersebut melibatkan BNN dan Bareskrim Polri.

Hinca menegaskan akan terus mendorong gagasan tersebut. Fraksinya disebut mendukung arah kebijakan itu.

“Saya akan dorong. Sikap saya dan fraksi jelas ke arah itu,” pungkasnya.

Exit mobile version