Kandang Ayam Broiler di Kromengan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 740 Juta

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang– Kebakaran hebat melanda kandang ayam broiler model close di Dusun Ringinpitu RT 11 RW 03 Desa Peniwen, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jumat (27/2/2026) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan seluruh bangunan kandang beserta isinya hangus terbakar.

Kapolsek Kromengan, AKP Moch. Sochib, membenarkan adanya kejadian tersebut. Piket SPKT Polsek Kromengan menerima laporan dari pemilik kandang, Dhedhi Wijaya , warga setempat, setelah api membesar dan sulit dikendalikan.

Menurut keterangan pemilik, peristiwa bermula saat dirinya mendengar suara ayam yang riuh dari arah kandang miliknya. Saat dicek, terlihat kepulan asap pekat muncul dari area tandon air di sisi timur kandang. Karena api mulai membesar, korban tidak berani masuk ke dalam bangunan.

Tak lama berselang, terdengar ledakan dari tabung gas elpiji yang digunakan sebagai pemanas kandang ayam. Ledakan tersebut memicu api semakin membesar dan dengan cepat melahap seluruh bagian kandang yang terbuat dari galvalum dan bambu.

Pemilik kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang serta Polsek Kromengan. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Sekitar satu jam kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu percikan api akibat korsleting listrik. Api kemudian menyambar material yang mudah terbakar di dalam kandang hingga merembet ke seluruh bangunan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh kandang ayam berikut isinya dilaporkan habis terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp 740 juta.

Sejumlah personel Polsek Kromengan bersama unsur Koramil, perangkat desa, serta petugas pemadam kebakaran turut mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

Kapolsek menambahkan, pemilik kandang menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan tidak menuntut pihak mana pun.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha peternakan, agar secara rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan pemanas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Penulis: *Deni

Exit mobile version