Pantai Banyu Meneng Jadi Primadona Wisata Malang Selatan, Libur Panjang Selalu Dipadati Pengunjung

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang– Pantai Banyu Meneng di kawasan wisata Pantai 3 in 1, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menjadi destinasi favorit wisatawan menjelang libur panjang akhir Mei 2026. Pantai yang dikenal memiliki ombak tenang dan ramah anak ini diprediksi mengalami lonjakan kunjungan hingga 70 persen.

Pantai 3 in 1 sendiri terdiri dari Pantai Ngentup, Pantai Banyu Meneng, dan Pantai Selok yang berada dalam satu kawasan wisata di pesisir selatan Kabupaten Malang. Di antara ketiganya, Pantai Banyu Meneng menjadi magnet utama karena karakter ombaknya yang relatif tenang sehingga aman bagi anak-anak untuk bermain dan mandi di laut.

Pantai Indah dan Menarik Untuk Berfoto

Pengelola Pantai 3 in 1, M. Zainul Afkar, mengatakan bahwa peningkatan jumlah wisatawan sudah mulai terlihat dari banyaknya reservasi area camping yang dilakukan pengunjung menjelang libur panjang.

“Kalau di libur panjang ini yang jelas pasti ada peningkatan, karena sudah banyak yang reservasi tenda-tenda yang disiapkan pengelola. Kami juga menyiapkan lokasi sebaik mungkin, membersihkan area pantai, dan meningkatkan aspek keamanan demi kenyamanan pengunjung,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Selain menawarkan panorama pantai yang indah dan berbagai spot foto menarik, kawasan ini juga menyediakan area camping ground yang berada tepat di tepi pantai. Fasilitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di pesisir selatan Malang.

Harga tiket masuk ke kawasan Pantai 3 in 1 terbilang terjangkau, yakni Rp15.000 per orang. Sementara tarif parkir kendaraan roda dua Rp5.000 dan roda empat Rp10.000.

Tak hanya itu, pengelola juga menghadirkan berbagai wahana air. Wisatawan dapat menikmati perahu kano dengan tarif Rp50 ribu per jam. Tersedia pula paket paddle board seharga Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per hari yang sudah termasuk dokumentasi foto dan video drone, layanan penjemputan, makan dua kali, serta kopi pagi.

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, pengelola mulai memberlakukan larangan masuk bagi pengguna sound horeg berdaya besar yang dinilai dapat mengganggu suasana wisata.

“Mulai kemarin sudah kami berlakukan larangan sound horeg masuk kawasan pantai. Banyak pengunjung yang mengeluhkan kebisingan karena mengganggu kenyamanan. Untuk sound portable masih kami izinkan dengan batasan tertentu,” jelasnya.

Menghadapi potensi lonjakan wisatawan, pengelola memperkirakan peningkatan kunjungan mulai terasa sejak malam hari hingga puncaknya pada akhir pekan. Kenaikan jumlah wisatawan diprediksi mencapai sekitar 70 persen dibanding hari biasa.

Dari sisi keselamatan, pengelola juga memperkuat sistem pengamanan dengan menambah personel tim SAR dan petugas keamanan yang bersiaga di kawasan pantai.

“Kami meningkatkan pengamanan dan menambah personel tim SAR agar wisatawan merasa aman selama berlibur di kawasan Pantai 3 in 1,” pungkas Zainul.

Dengan kombinasi ombak yang tenang, fasilitas camping, wahana wisata air, serta pengamanan yang diperketat, Pantai Banyu Meneng diperkirakan akan kembali menjadi salah satu destinasi unggulan wisatawan selama libur panjang di Malang Selatan

Pewarta: *Deni Robi

Exit mobile version