SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Pelantikan pejabat di Kabupaten Malang akhirnya digelar setelah lama tertunda. Agenda itu berlangsung Senin, 13 April 2026.
Publik justru dibuat penasaran karena identitas pemenang seleksi masih dirahasiakan.
Bupati Malang, Muhammad Sanusi, dijadwalkan memimpin langsung pelantikan di Pendopo. Acara dimulai pukul 10.00 WIB.
Namun, hingga malam sebelumnya, nama pejabat yang dilantik belum diumumkan. Kepala BKPSDM, Nurman Ramdansyah, meminta publik menunggu momen resmi. Ia menegaskan pengumuman dilakukan saat pelantikan.
“Iya, besok ada pengukuhan, soal nama-namanya tunggu sampai pelantikan,” ujarnya.
Meski tertutup, sejumlah nama mulai beredar di kalangan internal. Prediksi ini muncul dari rekam jejak dan posisi terakhir.
Beberapa pejabat dinilai memiliki peluang besar mengisi kursi strategis.
Astri Lutfiatun Nisa’ disebut berpeluang menjadi Kepala Disperindag definitif.
Saat ini, ia masih menjabat sebagai pelaksana tugas. Kinerjanya selama menjabat dinilai cukup stabil.
Di posisi Satpol PP, nama Camat Pujon, Indra G, disebut unggul. Ia bersaing ketat dengan Tedi H dari internal dinas.
Persaingan ini disebut berlangsung cukup sengit. Sementara di Dinas Lingkungan Hidup, Achmad Dzulfikar diprediksi kuat. Ia saat ini menjabat Plt Kadis LH.
Pengalamannya menjadi pertimbangan utama. Selama menjabat, Dzulfikar menunjukkan sejumlah capaian. Kinerjanya bahkan mendapat perhatian pimpinan daerah.
Prestasi itu memperkuat peluangnya dilantik. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar, memilih irit komentar. Ia meminta semua pihak menunggu proses resmi.
“Jangan tanya saat ini, besok saja saat pelantikan,” katanya.
Selain kepala dinas, ratusan tenaga pendidikan juga dilantik. Sekitar 400 guru dan kepala sekolah ikut dikukuhkan. Agenda ini menjadi bagian penataan besar birokrasi.
Rotasi jabatan juga menyasar level kabid dan camat. Sejumlah pejabat dikabarkan bergeser ke posisi sekretaris kecamatan.
Perubahan ini disebut sudah disiapkan matang. Sejumlah pejabat mengaku telah menerima undangan mutasi. Mereka masih menunggu kepastian posisi baru.
“Kayaknya begitu, kami masih menunggu undangan,” ujar seorang kabid.
Beberapa kecamatan saat ini mengalami kekosongan jabatan. Posisi camat diisi pelaksana tugas karena pensiun dan faktor lain. Wilayah seperti Ampelgading, Pakisaji, hingga Ngantang masih menunggu pejabat definitif.
