SUARAMALANG.COM, Kota Malang— MIN 2 Kota Malang menggelar kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi siswa kelas 6 sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Ujian Akhir Madrasah yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah tersebut diikuti oleh siswa kelas 6A hingga 6D beserta para orang tua wali murid. Suasana berlangsung khidmat sekaligus interaktif dengan penyampaian motivasi, penguatan mental, dan doa bersama.
Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesiapan siswa tidak hanya diukur dari sisi akademik, tetapi juga mental dan spiritual.
“Tes Kemampuan Akademik dan Ujian Akhir Madrasah merupakan tahapan penting sebagai syarat kelulusan. Berbagai pembinaan telah dilakukan sejak semester awal, dan kami meyakini anak-anak sudah memiliki bekal yang cukup. Tinggal bagaimana mereka menghadapi ujian dengan tenang, percaya diri, dan penuh semangat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan siswa agar tidak berkecil hati jika belum mendapatkan sekolah lanjutan yang diinginkan. Menurutnya, keberhasilan tidak semata ditentukan oleh tempat, melainkan oleh usaha, doa, dan ketekunan.
“Setiap anak memiliki jalan sukses masing-masing. Yang terpenting adalah terus berusaha dan tidak menyerah,” tambahnya.
Nanang turut mengajak seluruh pihak, baik siswa, guru, maupun orang tua, untuk menyatukan doa dan ikhtiar. Ia menekankan bahwa keberhasilan sejati tetap berada dalam kehendak Allah SWT.
Sementara itu, kegiatan ini juga menghadirkan trainer motivasi, Ahmad Rifai Hatala, yang memberikan penguatan mental kepada para siswa. Dalam penyampaiannya, ia mengajak siswa untuk mengelola rasa takut dan kecemasan menjelang ujian.
“Tidak perlu khawatir. Kalian semua adalah anak-anak hebat yang memiliki potensi luar biasa. Percaya diri dan berusahalah dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap rendah hati setelah meraih keberhasilan. “Saat nanti mendapatkan nilai terbaik, jangan sombong. Justru harus semakin bersyukur dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Selain itu, Rifai mengingatkan peran penting orang tua dalam mendampingi anak. Ia menilai dukungan yang tepat akan membantu anak lebih siap menghadapi ujian, sementara tekanan justru dapat berdampak sebaliknya.
Kegiatan berlangsung semakin semarak dengan sesi interaktif berupa yel-yel motivasi “Hari Ini Aku Hebat” yang diikuti seluruh siswa. Melalui pendekatan tersebut, siswa diajak membangun rasa percaya diri dan semangat positif sebelum menghadapi ujian.
Dengan adanya kegiatan ini, pihak madrasah berharap seluruh siswa dapat menjalani TKA dan Ujian Akhir Madrasah dengan lebih siap, baik secara akademik maupun mental spiritual, serta mampu meraih hasil optimal.
Pewarta: *Ali Halim
