SUARAMALANG.COM, KOTA MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memprioritaskan pengisian jabatan kosong di tingkat kelurahan dalam pelantikan 176 pejabat yang digelar di Islamic Center Kota Malang, Jumat (23/10/2026).
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut sekitar 60 hingga 70 persen pejabat yang dilantik ditempatkan di kelurahan. Mereka mengisi sejumlah posisi, terutama sekretaris kelurahan (seklur) dan kepala seksi (kasi), yang selama ini belum terisi.
Pengisian tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur organisasi pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat. Kelengkapan personel dinilai penting untuk mendukung tugas lurah, memperbaiki koordinasi, serta menjaga kelancaran pelayanan publik.
“Kita fokuskan ini hampir 60 sampai 70 persen ada di kelurahan, untuk mengisi pos yang selama ini kosong dan menunjang kinerja lurah serta pelayanan langsung masyarakat,” ungkap Wahyu.
Pelantikan 176 pejabat ini sekaligus menjadi bagian dari penataan organisasi Pemkot Malang. Dengan terisinya posisi yang kosong, pemerintah daerah berharap pelaksanaan program dan layanan kepada warga dapat berjalan lebih efektif.
Jabatan Pimpinan Tinggi Ditindaklanjuti Pekan Depan
Di luar pengisian jabatan pada tingkat kelurahan, Pemkot Malang masih memiliki sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong atau sementara dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt).
Wahyu mengatakan, proses pengisian jabatan tersebut akan ditindaklanjuti pada pekan depan. Penentuan pejabat definitif membutuhkan asesmen yang cermat agar orang yang dipilih sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Penataan jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama itu membutuhkan proses asesmen yang cermat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pejabat yang ditunjuk memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai dengan kebutuhan organisasi,” tuturnya.
Wahyu juga menjelaskan bahwa penetapan pejabat definitif, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mempertimbangkan penilaian kinerja secara objektif.
Aspek yang menjadi pertimbangan antara lain rekam jejak selama menjalankan tugas sebagai pelaksana harian (Plh) maupun Plt, keberhasilan melaksanakan agenda penting, serta capaian penghargaan di bidang lingkungan.
Menurut Wahyu, proses tersebut diperlukan agar pengisian jabatan tidak hanya menyelesaikan kekosongan struktural, tetapi juga menempatkan pejabat yang memiliki kapasitas untuk menjalankan tugasnya.
Pelantikan Digelar dengan Persiapan Singkat
Pelantikan 176 pejabat tersebut berlangsung setelah undangan dan surat keputusan (SK) diedarkan pada Jumat pagi menjelang acara. Meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, seluruh pejabat yang masuk dalam daftar pelantikan hadir.
Wahyu berharap penataan personel di lingkungan Pemkot Malang dapat memperkuat efektivitas organisasi, meningkatkan koordinasi antarlembaga, dan mendorong kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Prioritas pengisian jabatan di kelurahan menjadi salah satu langkah untuk memastikan fungsi pemerintahan di tingkat lokal berjalan lebih optimal, sembari proses penentuan pejabat pimpinan tinggi dilanjutkan sesuai tahapan yang diperlukan.












