Sensus Ekonomi 2026 Didorong Jadi Basis Data Akurat Pembangunan di Kabupaten Malang

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat basis data ekonomi nasional, termasuk di daerah, melalui rapat koordinasi dan sosialisasi yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib yang mendampingi Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, bersama jajaran pemangku kepentingan lintas sektor.

Iklan

Data Ekonomi Jadi Fondasi Kebijakan

Dalam forum tersebut, Sonny menegaskan bahwa sensus ini menjadi momentum strategis untuk memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh, baik sektor formal maupun informal.

“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas data sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat luas.

Selain itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk aktif berpartisipasi dengan memberikan data yang valid agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi riil perekonomian.

Pemkab Malang Siapkan Dukungan Terintegrasi

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menekankan pentingnya sensus sebagai instrumen strategis dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, Kabupaten Malang yang memiliki potensi ekonomi besar perlu memastikan seluruh aktivitas usaha terdata secara komprehensif.

Ia menyebutkan, dukungan pemerintah daerah telah disiapkan melalui berbagai langkah, mulai dari sosialisasi dalam forum Musrenbang, pemasangan media informasi di tingkat kecamatan, hingga mobilisasi perangkat daerah sampai desa.

“Partisipasi aktif dari seluruh pelaku usaha akan sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat besar bagi pembangunan ekonomi daerah kita,” tegasnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Pelaksanaan sensus ini juga melibatkan berbagai institusi, termasuk perbankan, otoritas keuangan, serta instansi vertikal di wilayah Malang Raya.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan proses pendataan berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan pelaku usaha.

Dengan pendekatan kolaboratif, pemerintah berharap data yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga mampu menjadi dasar kebijakan yang responsif terhadap dinamika ekonomi.

Ke depan, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memperkuat arah pembangunan daerah yang lebih terukur sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Kabupaten Malang secara berkelanjutan.

Iklan
Iklan
Iklan