SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Ratusan Aremania mendatangi sesi latihan Arema FC di Dreams Football Pitch, Kecamatan Pakis, Jumat (1/5/2026). Mereka meluapkan kekecewaan usai Singo Edan kalah telak 0-4 dari Persebaya.
Suporter meminta manajemen dan pemain segera melakukan evaluasi total. Mereka juga menuntut kebangkitan pada pertandingan selanjutnya melawan Persik.
Suporter Soroti Mental Bertanding
Dalam aksi tersebut, sejumlah suporter menyampaikan kritik langsung kepada pemain. Mereka menilai Arema FC kehilangan karakter bertarung saat menghadapi rival beratnya.
“Kalian boleh kalah dengan tim lain, tapi kenapa lawan Persebaya main kamu sangat loyo,” tegas salah satu orator Aremania.
Aremania juga menyinggung identitas Arema FC sebagai tim dengan mental petarung. Mereka berharap pemain segera menunjukkan respons positif pada laga berikutnya.
“Arema ini singa petarung, bukan singa sirkus. Yang penting next lawan Persik kalian harus menang,” lanjut orator tersebut.
Situasi latihan sempat berlangsung tegang. Namun, para pemain tetap berdiri menghadapi suporter dan mendengarkan seluruh tuntutan yang disampaikan.
Hansamu Yama Minta Maaf
Bek Arema FC, Hansamu Yama Pranata, maju memberikan klarifikasi di hadapan suporter. Ia mengaku bertanggung jawab atas kekalahan memalukan tersebut.
“Pertama-tama saya bertanggung jawab besar atas kekalahan kemarin. Mohon maaf atas hasil yang tidak kalian inginkan,” ujar Hansamu.
Hansamu membantah anggapan bahwa pemain tampil tanpa semangat. Menurutnya, seluruh skuad sudah berjuang maksimal di lapangan.
“Jika kalian mengira saya dan teman-teman bermain setengah hati, kalian keliru. Ingat, sepak bola ada kalah dan menang,” tegasnya.
Ia mengaku tekanan besar dirasakan pemain setelah kekalahan derby Jawa Timur tersebut. Bahkan, dirinya mendapat cemoohan dari banyak pihak.
“Kita semua kalah itu tidak mengenakkan. Saya juga dicemooh pihak sana dan juga di sini,” ungkap Hansamu.
Meski begitu, mantan pemain Timnas Indonesia tersebut memastikan Arema FC tidak menyerah. Ia menegaskan tim siap bangkit pada laga berikutnya.
“Tapi kita tetap janji, kami akan fight menghadapi lawan siapa pun juga,” imbuhnya.
Kapten Tim Minta Dukungan Tetap Mengalir
Kapten tim Arema FC, Johan Ahmat Alfarizi, turut menyampaikan permohonan maaf kepada Aremania. Ia mengapresiasi loyalitas suporter yang tetap hadir mendukung tim.
“Terima kasih untuk teman-teman yang sudah setia mendukung perjuangan tim, baik latihan ataupun pertandingan,” kata Johan.
Pemain yang akrab disapa John itu mengaku kekalahan dari Persebaya sangat memukul mental pemain. Kondisi tersebut bahkan memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.
“Mulai makan tidak enak, keluar tidak enak bahkan tidur pun tidak enak,” ujarnya.
Meski berada dalam tekanan besar, John berharap Aremania tetap berdiri bersama tim. Ia meminta dukungan penuh agar Arema FC segera bangkit.
“Tapi kami tetap ingin, kalian semua tetap satu tekad mendukung perjuangan kami,” tandasnya.
