SUARAMALANG.COM, Kota Malang – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan langkah menuju kampus bereputasi global melalui penyelenggaraan seminar internasional bahasa Arab yang digelar Selasa (28/4/2026), dengan menghadirkan tokoh akademik dan diplomatik dari Mesir.
Kegiatan yang diinisiasi Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus, sekaligus memperkuat jejaring akademik lintas negara dalam pengembangan studi bahasa Arab.
Seminar Internasional Bahasa Arab dan Kolaborasi Global
Forum ilmiah ini menggandeng Yayasan Risalatus-Salam serta menghadirkan sejumlah figur penting, di antaranya Moh Abdul Hay al Uraby, Ridho Abdus Salam, hingga akademisi dari Cairo University.
Kehadiran para pembicara lintas profesi—mulai dari diplomat, akademisi, hingga praktisi media—menciptakan diskursus yang komprehensif terkait perkembangan bahasa Arab di era globalisasi.
Dalam forum tersebut, Rektor UIN Malang menegaskan pentingnya bahasa Arab sebagai instrumen strategis dalam peradaban modern. “Forum ini menjadi jembatan penting untuk memperkuat posisi UIN Malang dalam kancah akademik internasional, khususnya dalam studi bahasa Arab,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Bahasa Arab sebagai Pilar Ilmu dan Peradaban
Diskusi dalam seminar tidak hanya menyoroti bahasa Arab sebagai bahasa keagamaan, tetapi juga sebagai medium ilmu pengetahuan dan komunikasi global. Isu-isu seperti tantangan pengajaran, adaptasi kurikulum, hingga relevansi bahasa Arab dalam dunia modern menjadi fokus utama pembahasan.
Pendekatan multidisipliner yang dihadirkan memperlihatkan bahwa pengembangan bahasa Arab tidak bisa dilepaskan dari dinamika geopolitik, budaya, dan teknologi informasi yang terus berkembang.
Selain itu, forum ini membuka peluang kolaborasi konkret di bidang pendidikan, riset, serta publikasi ilmiah internasional yang menjadi indikator penting dalam peningkatan reputasi perguruan tinggi.
Strategi Internasionalisasi Kampus
Penyelenggaraan seminar internasional bahasa Arab ini mencerminkan upaya sistematis UIN Malang dalam memperluas jejaring global. Internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama formal, tetapi juga melalui forum akademik yang mempertemukan berbagai perspektif global.
Langkah ini sekaligus menempatkan Malang sebagai salah satu pusat diskursus akademik internasional, khususnya dalam kajian bahasa Arab. Dengan mempertemukan aktor-aktor global, kampus berperan sebagai katalis dalam pertukaran pengetahuan lintas budaya.



















