Pemerintah Kabupaten Malang-Ucapan Idul Fitri
Berita  

Dua WNA Rusia Terjebak Tebing Pantai Cemongkak, Dievakuasi Helikopter Basarnas Bali

Iklan

SUARAMALANG.COM, Nasional – Dua warga negara asing asal Rusia berhasil diselamatkan setelah terjebak di bawah tebing Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali. Proses evakuasi dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter.

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, memastikan kedua korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Mereka kemudian diterbangkan dan mendarat di helipad SGi Air Bali sekitar pukul 15.15 Wita.

Iklan

“Akhirnya keduanya berhasil diselamatkan dan selanjutnya mendarat di hellyport SGi Air Bali kurang lebih pukul 15.15 Wita,” ujarnya di Denpasar, mengutip pifa.co.id

Terjebak Sejak Siang Hari

Dua korban diketahui bernama Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20). Keduanya dilaporkan terjebak sejak sekitar pukul 11.30 Wita di area bawah tebing pantai.

Informasi kejadian ini diterima oleh Basarnas pada pukul 13.10 Wita dari seorang saksi. Tim SAR kemudian segera bergerak menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, tim menilai kondisi korban cukup berisiko. Posisi mereka berada jauh di bawah tebing, sementara air laut mulai pasang.

Evakuasi Udara Jadi Pilihan

Melihat kondisi tersebut, tim SAR memutuskan menggunakan helikopter milik SGi Air Bali untuk mempercepat proses penyelamatan. Evakuasi darat dinilai terlalu berbahaya dan memakan waktu.

Helikopter lepas landas dari helipad Benoa sekitar pukul 14.46 Wita. Perjalanan menuju lokasi berlangsung sekitar 12 menit.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode hoisting. Teknik ini memungkinkan korban diangkat satu per satu menggunakan tali baja dari udara.

“Tidak ada permasalahan signifikan, tetapi harus lebih cepat karena melihat gelombang yang cukup naik,” kata Sidakarya.

Korban Selamat, Alami Luka Ringan

Kedua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, Sergei Starostin mengalami luka ringan di bagian kaki dan siku kiri akibat tergores karang.

Berdasarkan informasi di lapangan, keduanya diduga berenang menuju Pantai Cemongkak menggunakan jaket keselamatan. Saat hendak kembali, mereka terhempas gelombang pasang.

Kondisi itu membuat keduanya terjebak di area tebing dan tidak bisa kembali ke daratan.

Tolak Perawatan Lanjutan

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban menolak pemeriksaan lanjutan di rumah sakit. Tim medis dari Klinik Nusa Medika hanya memberikan perawatan luka ringan di lokasi.

Proses penyelamatan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. Selain Basarnas Bali, turut serta kepolisian, Balawista, tenaga medis, dan masyarakat setempat.

Kolaborasi cepat ini memastikan evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Iklan
Iklan
Iklan