SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) menyelenggarakan Pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) 2026 Gelombang I pada Sabtu (11/4/2026), sebagai bagian dari upaya mencetak calon advokat yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung A FH UB ini diikuti oleh 35 peserta, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam memulai proses pendidikan profesi hukum.
Ketua BKBH FH UB, Syahrul Sajidin, menegaskan bahwa PKPA menjadi fondasi penting dalam membentuk kompetensi calon advokat, baik secara teoritis maupun praktis.
“Melalui PKPA ini, peserta diharapkan mampu mengasah keterampilan praktis sekaligus membangun integritas sebagai penegak hukum. Dunia advokat menuntut tidak hanya kecerdasan, tetapi juga tanggung jawab moral yang tinggi,” ujarnya.
PKPA FH UB dan Penguatan Kompetensi Advokat
Program PKPA dirancang sebagai tahapan awal dalam membekali peserta dengan pemahaman komprehensif terkait praktik hukum di lapangan.
Melalui program ini, peserta tidak hanya mempelajari aspek akademik, tetapi juga dilatih menghadapi dinamika profesi advokat yang kompleks.
Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Malang, Dian Aminudin, mengingatkan bahwa profesi advokat menuntut komitmen jangka panjang dalam menegakkan keadilan.
“Menjadi advokat bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari proses panjang dalam menegakkan keadilan. PKPA ini adalah langkah awal untuk membentuk profesional hukum yang tangguh dan beretika,” tegasnya.
Kolaborasi FH UB dan Peradi Malang
PKPA 2026 Gelombang I merupakan hasil kolaborasi antara FH UB dan DPC Peradi Malang dalam memperkuat pendidikan profesi hukum yang aplikatif.
Program ini akan berlangsung selama beberapa pekan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, mulai dari praktisi hukum, akademisi, hingga aparat penegak hukum.
Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif komprehensif kepada peserta dalam memahami praktik hukum secara nyata.
Harapan Lahirnya Advokat Berintegritas
Dengan dukungan kelembagaan dan kurikulum berbasis praktik, program ini diharapkan melahirkan calon advokat yang adaptif terhadap perubahan dan tantangan hukum.
Selain itu, peserta juga didorong untuk menjunjung tinggi etika profesi serta nilai keadilan dalam setiap praktik hukum.
Melalui PKPA ini, FH UB menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia di bidang hukum yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional.
