FISIP UNS dan UIN Maliki Malang Bahas Kurikulum Berbasis Data Alumni

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Senat Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) Surakarta berdiskusi dengan Career Development Center (CDC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk membahas pemanfaatan data alumni dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi. Pertemuan pada Kamis (22/10/2026) tersebut menjadi forum berbagi pengalaman tentang pengelolaan tracer study dan kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Diskusi berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maliki Malang, Prof. Triyo Supriyatno, M.Ag., Kepala Pusat CDC Dr. Ahmad Ghozi, M.A., beserta tim. Wakil Rektor Bidang Akademik Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., turut menyambut delegasi UNS.

Rombongan UNS dipimpin Ketua Senat Akademik Fakultas, Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA. Ia hadir bersama Prof. Dr. Argyo Demartoto, M.Si.; Drs. Sudarmo, M.A., Ph.D.; Dr. Ahmad Zuber, S.Sos., D.E.A.; Dr. S. Agus Santoso, M.AP.; dan Andriko Sandria, S.IP., M.A.

Tracer Study Jadi Masukan Evaluasi Kurikulum

Kepala Pusat CDC UIN Maliki Malang, Ahmad Ghozi, memaparkan empat fokus pembahasan, yakni pemanfaatan tracer study untuk mengevaluasi kurikulum, penerjemahan rekomendasi CDC menjadi pengalaman belajar mahasiswa, penyusunan kurikulum adaptif berdasarkan umpan balik, serta penguatan peran CDC dalam menghubungkan program studi, alumni, dan industri.

Baca Juga:  Mahasiswa PPG UMM Ubah Limbah Bunga Mawar Desa Punten Jadi Élarose

Menurut Ghozi, pengumpulan data alumni masih menjadi tantangan bagi sejumlah perguruan tinggi. Padahal, informasi mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan studi dapat membantu kampus menilai kesesuaian kompetensi yang diajarkan dengan kebutuhan dunia kerja.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maliki Malang, Triyo Supriyatno, menekankan pentingnya keakuratan data dalam proses tersebut. Ia menjelaskan bahwa data tracer study UIN Maliki Malang dihimpun langsung dari responden alumni sesuai tahun kelulusan yang menjadi sasaran penelusuran.

Menurut Triyo, nilai utama tracer study tidak hanya terletak pada angka dalam laporan, tetapi juga pada pemanfaatannya untuk mengevaluasi dan mengembangkan institusi.

Pertanyaan dari anggota Senat Akademik FISIP UNS turut memperkaya diskusi, terutama mengenai tindak lanjut hasil penelusuran alumni menjadi rekomendasi pengembangan pembelajaran dan kurikulum.

Baca Juga:  Batas Waktu Mepet! Beasiswa Unggulan 2025 Ditutup 27 Juli, Segera Cek Syaratnya

Kunjungi Kampus Ar-Rahim UIN Maliki Malang

Setelah diskusi, delegasi UNS mengunjungi Kampus Ar-Rahim di Kampus 3 UIN Maliki Malang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mengenal lingkungan kampus secara langsung.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak membahas pentingnya pengelolaan data alumni secara akurat dan berkelanjutan sebagai salah satu masukan bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi. Pemanfaatan hasil tracer study diharapkan membantu perguruan tinggi menyusun kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.