UB Matangkan Persiapan Pemira 2026, Kampanye Direncanakan Lebih Panjang

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) memperkuat koordinasi panitia tingkat universitas dan fakultas untuk mempersiapkan Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) 2026. Melalui pengarahan yang digelar di Gedung Widyaloka UB, Jumat (23/10/2026), kampus menyelaraskan jadwal, teknis pemilihan, serta strategi untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa.

Kegiatan ini melibatkan pimpinan UB, para wakil dekan bidang kemahasiswaan dari seluruh fakultas, Direktorat Teknologi Informasi (DTI), Pengelola Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta panitia Pemira 2026.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, berharap Pemira tahun ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu mengembangkan organisasi kemahasiswaan.

Ia juga berharap pemimpin terpilih dapat menjalankan peran Eksekutif Mahasiswa (EM) dan DPM dalam menampung aspirasi serta mendukung kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus.

Jadwal Pemira Diselaraskan di Tingkat Universitas dan Fakultas

Ketua Pelaksana Panitia Mahasiswa, Azriel Firoz Okan Rozizky, menjelaskan bahwa penyelarasan jadwal menjadi salah satu fokus utama koordinasi. Langkah tersebut bertujuan agar pelaksanaan Pemira di tingkat universitas dan fakultas berlangsung serentak.

Baca Juga:  Kelompok 16 FISIP UB Bakti Desa Arcapada 2026 Semarakkan Gerakan Subuh Keliling di Desa Poncokusumo

“Dengan adanya pengarahan ini, harapanya Pemira 2026 benar-benar berjalan secara raya. Jadi, semua fakultas ikut secara bersamaan dalam satu panggung demokrasi yang besar,” ujar Azriel.

Panitia juga membahas teknis pemungutan suara yang direncanakan menggunakan tempat pemungutan suara (TPS) di masing-masing fakultas dengan sistem e-voting.

Ketua Panitia Dosen, Muhammad Barqah Prantama, S.AP., M.AP., mengatakan masa kampanye tahun ini direncanakan lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan tersebut diharapkan memberi mahasiswa waktu lebih luas untuk mengenal kandidat dan mempertimbangkan pilihan sebelum memberikan suara.

“Kami memberikan waktu kampanye yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Harapannya, seluruh mahasiswa bisa mendapatkan informasi yang cukup mengenai para kandidat, sehingga partisipasi dalam Pemira juga meningkat,” kata Barqah.

Penggunaan Alat Kampanye Diatur agar Ramah Lingkungan

Selain jadwal kampanye, panitia mengoordinasikan penggunaan alat peraga kampanye (APK), seperti banner dan poster. Pemasangan alat peraga akan mengikuti zonasi yang disepakati bersama dan dikoordinasikan dengan program UB Green Campus.

Baca Juga:  World Cleanup Day 2026, PJT I Ajak 950 Pelajar SMAN 1 Tulungagung Peduli Lingkungan

Barqah menegaskan, pemasangan APK perlu berada di bawah koordinasi panitia mahasiswa dan mengikuti titik yang telah ditentukan. Pengawasan juga disiapkan agar penggunaan alat kampanye tidak melanggar ketentuan atau mengganggu kebersihan lingkungan kampus.

Melalui koordinasi tersebut, UB berharap Pemira 2026 dapat berlangsung serentak, mendorong keterlibatan mahasiswa, serta menjadi ruang demokrasi kampus yang tertib dan memperhatikan kelestarian lingkungan.