Oleh : Febrian Amanda Di tengah derasnya arus media sosial, kita semakin sering menyaksikan bagaimana satu potongan video mampu mengubah makna, membelokkan niat, bahkan melukai persatuan bangsa.* Viralnya cuplikan pidato Bapak Jusuf Kalla yang kemudian ditafsirkan seolah-olah beliau menyebut bahwa “Islam dan Kristen berpendapat mati atau mematikan dalam pertikaian adalah syahid” perlu diluruskan secara jernih,…
Renungan Jumat: Ketika Rezeki Datang Tanpa Dikejar, Pelajaran tentang Tawakal dan Ketakwaan.
Oleh : Gus Hisa, PPIQ Darul Hidayah, Kota Malang Ada sebuah ungkapan yang sering kita dengar: “Semakin dikejar terasa menjauh, ketika tenang justru mendekat. Ungkapan ini seakan menggambarkan hubungan manusia dengan rezekinya.” Tidak sedikit orang yang bekerja siang dan malam, memeras tenaga dan pikiran demi meraih penghidupan yang layak. Namun semakin gelisah ia mengejar, justru…
Iran Bukan Sekadar Negara, Tetapi Simbol Keberanian
Oleh: Nurudin Saya tidak tumbuh dengan pemahaman yang dekat tentang Iran. Di sekolah, narasi Islam yang saya kenal hampir sepenuhnya datang dari arus Sunni. Iran identik dengan Syiah yang kuat. Tokoh yang saya bayangkan hanya sebatas Ali bin Abi Thalib RA (khalifah ke 4). Dangkal sekali. Baru ketika kuliah, saya mulai melihat Iran dari sudut…
Menyimak S.E Bupati Malang 2297/2026 Yang Menekankan Efisiensi Dari Kacamata Fakta
Oleh : Wiwid Tuhu SH.,MH. (Bupati LIRA Kab.Malang – Moderator Forum Kajian Hukum dan Sosial UB/FoKHuS UB) Pemerintah Kabupaten Malang menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor 2297 Tahun 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur yang menekankan efisiensi energi dan anggaran, yang dari bait pertamanya dimulai dengan kalimat “Dalam rangka mendukung kebijakan efisiensi penggunaan energi dan anggaran…”,…
Keluar Dari Bayang-Bayang Ketakutan, Wajah Indonesia Hari Ini
Oleh: Nurudin Tulisan ini pada dasarnya adalah sebuah cerita personal. Tapi bukan sekadar cerita biasa. Ada pengalaman dan pelajaran. Sejarah tentu bukan sekar masa lalu yang tertuang dalam teks. Ia bisa menjadi sebuah cermin. Juga fondasi untuk membaca masa kini dan menyiapkan masa depan. Kisah ini bermula ketika saya masih menjadi mahasiswa. Saat itu, saya…
Ulama Bila Dekat dengan Kekuasaan Apa Kemudian Hilang Kepercayaannya ?
Oleh: Dr. Nurudin, M.Si Silaturahmi itu memang indah. Ajaran manapun mengajarkan begitu. Dalam ajaran Islam sendiri, silaturahmi bahkan dianjurkan. Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi. Termasuk dengan siapa pun, bahkan dengan penguasa. Maka tidak salah ketika seorang ulama bertemu pejabat. Tidak keliru pula jika ia memberi nasihat. Bahkan membela. Dalam konteks tertentu, bisa…
MUDIK SEBAGAI BIG DATA: MEMBACA INDONESIA DARI JUTAAN PERJALANAN LEBARAN
Oleh: Angger Dimas Bayu Sadewo, S.Kom Guru Teknik Informatika SMAN 1 Malang dan Mahasiswa Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Mudik seharusnya sederhana: pulang, bertemu keluarga, dan merayakan lebaran. Namun hari ini, perjalanan itu tidak lagi sepenuhnya milik manusia. Ia “dibaca”, diarahkan, bahkan diprediksi oleh sistem digital yang bekerja di balik layar. Kita merasa memilih…
LEBARAN 2026 DALAM SATU FRAME : KETUPAT, TAWA, DAN VIDEO KELUARGA LINTAS GENERASI
Oleh: Dr. Fidela Dzatadini Wahyudi, S.Sosio, M.Sos Dosen Prodi Ilmu Hukum Universitas Cipta Wacana Malang Jalanan kembali padat, rumah dipenuhi pelukan hangat, aroma ketupat, dan tawa keluarga yang lama tak bersua. Lebaran 2026 kali ini menghadirkan suasana yang akrab sekaligus menarik untuk direnungkan. Di tengah kehadiran fisik yang kembali utuh pascapandemi dan mobilitas yang semakin tinggi,…
Alun-Alun Kepanjen, Ujian Administrasi Sekda, dan Pertanyaan Sunyi tentang Bank Jatim Sebagai Bank Persepsi
Oleh: Abdul Qodir, .SH, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Pembangunan Alun-Alun Kepanjen bukan proyek selera, bukan pula hiasan janji politik. Ia adalah perintah hukum yang tertulis tegas dalam RPJMD Kabupaten Malang Tahun 2025–2030, sebuah dokumen perencanaan yang berstatus Peraturan Daerah dan mengikat seluruh jajaran birokrasi. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah perlu dibangun, melainkan mengapa…
Paradoks Board of Peace: Ujian Nyata Pemerintah Daerah di Tengah Depresiasi Rupiah dan Tarik-Menarik Investasi
Oleh: Asep Dana Saputra, S.T., S.E., M.M., Dosen Manajemen STIE PEMNAS Malang Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada awal 2026 bukan sekadar langkah diplomatik simbolik. Keputusan ini lahir di tengah tekanan ekonomi yang nyata, ketika nilai tukar Rupiah terperosok hingga kisaran Rp16.900–Rp17.000 per dolar AS pada Januari…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






