SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Masa libur sekolah 2026 membawa dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat adanya peningkatan volume penumpang di Stasiun Malang hingga 8 persen dibandingkan hari-hari normal.
Peningkatan tersebut terlihat dari rata-rata jumlah pelanggan yang berangkat maupun tiba di Stasiun Malang selama periode liburan. Setiap hari, stasiun terbesar di Kota Malang itu melayani sekitar 5.660 penumpang.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata harian pada hari biasa yang berada di kisaran 5.231 penumpang. Kenaikan ini menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat selama musim libur sekolah.
Mobilitas Wisata dan Kunjungan Keluarga Meningkat
Stasiun Malang menjadi salah satu titik penting pergerakan penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya. Selain kebutuhan wisata, perjalanan untuk kepentingan pendidikan maupun kunjungan keluarga turut mendominasi peningkatan jumlah pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi berbasis rel.
“Peningkatan jumlah pelanggan selama masa liburan menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Sejumlah rute favorit dari Stasiun Malang tercatat mengalami peningkatan permintaan. Kota-kota tujuan seperti Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember, hingga Ketapang menjadi destinasi yang banyak dipilih pelanggan selama periode liburan sekolah.
KAI Siapkan Layanan dan Pengawasan Tambahan
Menghadapi lonjakan mobilitas tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melakukan berbagai langkah antisipatif. Persiapan dilakukan mulai dari aspek sarana dan prasarana hingga peningkatan pengawasan operasional perjalanan kereta api.
Selain itu, petugas pelayanan juga ditempatkan di sejumlah titik strategis di area stasiun guna membantu pelanggan dan memastikan proses keberangkatan maupun kedatangan berjalan lancar.
KAI menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya volume perjalanan. Karena itu, seluruh rangkaian operasional terus dipantau agar perjalanan berlangsung sesuai standar keamanan yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang ke stasiun lebih awal, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar perjalanan dapat berlangsung dengan lancar,” kata Mahendro.
Keselamatan Jalur Rel Jadi Perhatian
Di tengah tingginya aktivitas perjalanan selama liburan, KAI juga menyoroti persoalan keselamatan di sekitar jalur kereta api. Perusahaan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di area rel maupun wilayah operasional perkeretaapian.
Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak yang sedang menikmati masa libur sekolah. KAI mengingatkan bahwa bermain di sekitar jalur rel merupakan aktivitas berisiko tinggi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa sekaligus mengganggu operasional perjalanan kereta api.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan vandalisme terhadap fasilitas perkeretaapian maupun aksi pelemparan benda ke arah kereta api yang sedang melintas. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi membahayakan petugas serta penumpang.
Melalui peningkatan layanan dan penguatan aspek keselamatan, KAI Daop 8 Surabaya berharap momentum libur sekolah dapat berjalan lancar tanpa gangguan operasional. Di sisi lain, peningkatan jumlah penumpang juga menjadi sinyal bahwa kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
