Pemkot Malang Kejar Target Imunisasi Campak 95 Persen, Wali Kota Turun Langsung

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Pemerintah Kota Malang mengintensifkan pelaksanaan imunisasi kejar campak melalui program Catch Up Campaign (CUC), dengan peninjauan langsung oleh Wali Kota Malang di Posyandu RW 3 Kelurahan Bunulrejo, Senin (6/4/2026), guna memastikan capaian target imunisasi anak.

Program ini menyasar anak usia 9 hingga 59 bulan sebagai bagian dari upaya mempercepat cakupan imunisasi dan menekan potensi penyebaran penyakit campak di wilayah perkotaan.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Hari ini saya bersama Kadinkes dan beberapa perangkat daerah melihat langsung pelaksanaan program Catch Up Campaign campak di Kelurahan Bunulrejo, khususnya di RW 03,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar anak yang menjadi sasaran telah mengikuti imunisasi sesuai tahapan yang ditetapkan, meskipun masih terdapat kelompok masyarakat yang memerlukan pendekatan lebih intensif.

Target Herd Immunity dan Kendala Lapangan

Menurut Wahyu, tantangan utama yang dihadapi adalah masih adanya persepsi sebagian masyarakat yang meragukan manfaat imunisasi campak.

Pemerintah telah melakukan berbagai strategi pendekatan, termasuk kunjungan langsung dari rumah ke rumah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan partisipasi warga.

Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil mengubah pandangan seluruh masyarakat, sehingga diperlukan strategi komunikasi yang lebih luas.

“Kita tidak akan putus asa. Edukasi akan terus kita tingkatkan bersama para tokoh agar masyarakat semakin sadar, karena dampak campak ini bisa sangat fatal jika tidak dicegah,” tegasnya.

Kolaborasi dan Batas Waktu Program

Untuk memperkuat capaian program, Pemkot Malang menggandeng tokoh agama, tokoh pendidikan, serta tokoh masyarakat dalam menyampaikan edukasi terkait pentingnya imunisasi.

Kolaborasi ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperluas jangkauan informasi yang akurat.

Pelaksanaan imunisasi kejar serentak dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2026 dengan target cakupan minimal 95 persen.

Target tersebut diperlukan guna mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, sehingga penyebaran campak dapat ditekan secara signifikan.

Di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi, pemerintah menilai imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk mempersempit risiko penularan penyakit menular tersebut.

Exit mobile version