SUARAMALANG.COM, JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengajak mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil untuk turun ke jalan dalam aksi yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Seruan aksi tersebut beredar luas melalui berbagai platform media sosial. Dalam ajakan yang dipublikasikan, BEM UI mengajak publik menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat.
BEM UI menyoroti berbagai persoalan yang disebut semakin dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari tekanan ekonomi, menurunnya daya beli, hingga pelemahan nilai tukar rupiah menjadi beberapa isu yang diangkat dalam seruan tersebut.
Selain persoalan ekonomi, mereka juga mengkritisi sejumlah program pemerintah yang tetap dijalankan meski menuai penolakan dan kritik dari berbagai kelompok masyarakat. Menurut mereka, kebijakan publik seharusnya lebih responsif terhadap aspirasi warga.
Aspek penegakan hukum turut menjadi perhatian dalam seruan aksi tersebut. BEM UI menilai pemberantasan korupsi masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan secara optimal.
Berbagai kasus dugaan korupsi yang mencuat dalam beberapa waktu terakhir disebut telah memengaruhi tingkat kepercayaan sebagian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan. Karena itu, mereka mendorong adanya langkah konkret untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Aksi yang direncanakan berlangsung di Bundaran HI itu disebut sebagai ruang penyampaian aspirasi secara damai dan konstitusional. BEM UI mengundang seluruh elemen masyarakat yang memiliki keresahan serupa untuk bergabung dalam kegiatan tersebut.
Di media sosial, seruan aksi tersebut memunculkan beragam respons. Sejumlah warganet menyatakan dukungan dan menilai aksi demonstrasi merupakan bagian dari kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan.
Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa kritik terhadap pemerintah perlu diiringi dengan gagasan dan solusi yang konstruktif agar dapat memberikan dampak positif bagi perbaikan kebijakan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak pemerintah terkait seruan aksi yang disampaikan BEM UI tersebut.
Aksi yang akan digelar pada 12 Juni 2026 itu diperkirakan menjadi salah satu agenda yang menyita perhatian publik, terutama di tengah dinamika ekonomi dan politik yang terus menjadi perbincangan masyarakat.






















