Aksara Kost Malang Tawarkan Investasi Kost Bernuansa Jawa, Bonus Mobil Listrik

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Investasi rumah kost di Kota Malang kini tidak hanya mengandalkan lokasi dan jumlah kamar. Aksara Kost Soekarno Hatta mencoba menawarkan nilai berbeda melalui perpaduan arsitektur tradisional Jawa dan konsep hunian modern.

Konsep tersebut diperkenalkan dalam Expo Properti di Mall Olympic Garden (MOG) Malang pada 4–15 November 2026. Pengembang menyasar investor yang ingin memiliki properti produktif di tengah tingginya kebutuhan hunian mahasiswa.

Alih-alih menghadirkan bangunan kost dengan desain seragam, Aksara Kost mengadaptasi karakter rumah Jawa melalui atap tinggi, kisi-kisi kayu, serta elemen desain minimalis. Kawasan ini juga dilengkapi joglo sebagai ruang komunal penghuni.

Direktur Aksara Kost, Nuri Hendra, mengatakan konsep tersebut berangkat dari keinginan menghadirkan hunian yang memiliki identitas budaya. Menurutnya, perkembangan Malang sebagai kota pendidikan perlu diimbangi dengan pilihan tempat tinggal yang lebih berkarakter.

“Malang tumbuh sebagai kota pendidikan, tetapi banyak hunian kos dibangun tanpa identitas. Kami ingin menghadirkan rumah kost yang punya akar budaya, nyaman ditinggali mahasiswa, dan bernilai jangka panjang bagi pemiliknya,” ujar Nuri, Kamis (5/11/2026).

Filosofi Jawa juga diterapkan melalui nilai keteraturan, keteduhan, dan kebersamaan. Karena itu, joglo tidak sekadar menjadi elemen dekorasi, tetapi berfungsi sebagai tempat penghuni berkumpul dan berinteraksi.

“Rumah Jawa itu mengajarkan kita untuk hidup tertib, teduh, dan rukun dengan tetangga. Nilai itu yang kami bawa ke Aksara Kost,” tambahnya.

Secara lokasi, Aksara Kost Soekarno Hatta berada di Grand Arumba Residence, Cluster Carani. Kawasan tersebut berdekatan dengan pusat bisnis dan kuliner Soekarno Hatta.

Lokasinya berjarak sekitar lima menit dari Universitas Brawijaya. Sejumlah perguruan tinggi lain, seperti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema), juga berada dalam jangkauan kawasan tersebut.

Pengembang menawarkan dua pilihan unit rumah kost dua lantai. Tipe pertama memiliki enam kamar dengan luas bangunan 85 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi.

Unit enam kamar tersebut dibanderol mulai Rp1,1 miliar. Sementara itu, tipe delapan kamar memiliki luas bangunan 114 meter persegi di atas lahan 84 meter persegi dengan harga mulai Rp1,6 miliar.

Setiap kamar pada tipe delapan kamar dilengkapi kamar mandi dalam. Kedua tipe juga sudah mencakup furnitur, AC, dan pemanas air. Pembeli dapat memilih blok khusus penghuni putra atau putri.

Untuk memudahkan pemilik, pengembang turut menyediakan layanan manajemen penyewaan. Dengan layanan tersebut, pemilik tidak harus menangani sendiri operasional dan pengelolaan penghuni.

Nuri menyebut respons pasar sejak peluncuran awal pada Agustus 2026 cukup positif. Hingga pertengahan Oktober 2026, lebih dari tujuh unit telah terjual. Aksara Kost menargetkan kawasan tersebut mulai beroperasi pada akhir 2027.

Pengembang juga menjadwalkan Grand Launching Aksara Kost Soekarno Hatta pada Sabtu, 14 November 2026. Acara tersebut berlangsung langsung di lokasi proyek Grand Arumba Residence.

“Kami sengaja menggelar launching di lokasi proyek, bukan di gedung. Calon pemilik berhak melihat sendiri lahannya, aksesnya, dan lingkungannya sebelum memutuskan,” kata Nuri.

Selain memperkenalkan konsep dan unit, Aksara Kost menawarkan program hadiah langsung selama Expo Properti MOG. Program Bonus Maksimum ini berlaku untuk pembelian pada 4–15 November 2026 tanpa melalui undian.

Hadiah yang ditawarkan meliputi mobil listrik BYD Atto 1, Vespa Primavera, iPhone 18 Pro, hingga lemari es dua pintu. Jenis hadiah menyesuaikan tipe unit dan skema pembayaran yang dipilih pembeli.

Calon investor dapat mendatangi booth Aksara Kost di Expo Properti MOG. Pengunjung juga bisa berkonsultasi mengenai simulasi pendapatan sewa serta menjadwalkan kunjungan ke lokasi pembangunan.

Sebagai pengembang properti kost premium, Aksara Kost mengusung tagline “Investasi yang Tumbuh dari Aksara yang Bernilai”. Selain proyek Soekarno Hatta, pengembang juga mengembangkan Aksara Kost Sigura-gura di kawasan Simpang Gajayana, Dinoyo, Malang.

Exit mobile version