Festival Kampung Cempluk ke-16 Berakhir, Wabup Malang Dorong Pengembangan Budaya

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menutup Festival Kampung Cempluk ke-16 di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (24/10/2026) malam. Festival bertema “Bhumi Adhikarya Paramartha” yang berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 tersebut mendapat apresiasi karena dinilai lebih meriah dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Lathifah, yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah, menyampaikan terima kasih kepada panitia, karang taruna, masyarakat Desa Kalisongo, dan para sponsor yang mendukung penyelenggaraan festival. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan budaya tersebut.

“Alhamdulillah pada malam hari ini ada hari terakhir pelaksanaan Kampung Cempluk yang ke-16. Jika saya bandingkan dengan tahun yang lalu kegiatan malam hari ini lebih meriah. Mudah-mudahan tahun depan, pelaksanaan festival ini tetap diselenggarakan dan juga berjalan sukses,” ujar Lathifah.

Ia berharap panitia melakukan evaluasi setelah festival berakhir sebagai bahan persiapan untuk penyelenggaraan tahun berikutnya. Evaluasi tersebut dapat membantu penyelenggara menyusun konsep dan tema agar festival mendatang berjalan lebih baik.

Baca Juga:  Bantu Petani dan Mendukung Program Ketahanan Pangan, Prajurit Kodim 0818 Pendampingan Serapan Gabah Petani

Festival Budaya Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Lathifah juga mengapresiasi dukungan sponsor yang membantu pelaksanaan Festival Kampung Cempluk ke-16. Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, ia berharap keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut terus berlanjut.

Menurutnya, keberadaan Universitas Brawijaya di sekitar Desa Kalisongo turut memberikan dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Potensi tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga perekonomian desa tidak hanya bergantung pada sektor pertanian.

Pemerintah Kabupaten Malang, lanjut Lathifah, mengusulkan kepada Universitas Brawijaya agar menyediakan beasiswa khusus bagi warga Desa Kalisongo. Usulan tersebut diharapkan membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Kalisongo Diusulkan Jadi Lokasi Pasar Murah

Selain mendorong pengembangan budaya dan pendidikan, Lathifah menyampaikan bahwa Desa Kalisongo akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan pasar murah Pemerintah Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Dugaan Upeti Emas BPJS Malang, Dinkes Sebut Masih Sebatas Kabar, DPRD Siap Panggil dan Libatkan APH

Ia juga mengatakan pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat terkait pengembangan kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Malang.

Penutupan Festival Kampung Cempluk ke-16 menjadi akhir rangkaian kegiatan selama sepekan. Pemerintah daerah berharap keterlibatan masyarakat, pemuda, sponsor, dan berbagai pihak dapat terus mendukung kegiatan budaya sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi lokal di Desa Kalisongo.