Mengenal BSTC, Pusat Konservasi Penyu di Pesisir Selatan Kabupaten Malang

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Di pesisir selatan Kabupaten Malang, Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) menjadi salah satu pusat pelestarian penyu. Lembaga konservasi ini berada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan.

BSTC menjalankan berbagai kegiatan untuk melindungi penyu dan habitatnya. Kegiatannya meliputi pemantauan pantai, penyelamatan telur, penanganan tukik, hingga pelepasliaran anak penyu ke laut.

Melindungi Telur Penyu hingga Menetas

Salah satu kegiatan utama BSTC adalah melindungi telur penyu yang ditemukan di kawasan pesisir. Upaya ini bertujuan membantu telur menetas dengan aman dan meningkatkan peluang hidup tukik.

Petugas konservasi memantau sarang dan menangani telur sesuai kebutuhan. Setelah menetas, tukik menjalani tahapan penanganan sebelum dilepasliarkan ke habitat alaminya.

Upaya tersebut penting karena penyu menghadapi berbagai ancaman. Perburuan, sampah laut, aktivitas manusia, dan kerusakan habitat dapat mengganggu keberlangsungan hidup satwa yang dilindungi ini.

Puluhan Ribu Tukik Telah Dilepasliarkan

Catatan BSTC periode 2012–2025 menunjukkan aktivitas konservasi yang berlangsung selama bertahun-tahun. Dalam periode tersebut, BSTC mencatat 345 pendaratan penyu dan mengamankan 34.659 telur.

Baca Juga:  Lanud Abd Saleh Gelar Bakti Kesehatan Safari KB dalam Rangka HUT TNI ke-80

Dari jumlah itu, sebanyak 27.625 tukik tercatat telah dilepasliarkan. Angka tersebut menunjukkan kontribusi BSTC dalam upaya pelestarian penyu di pesisir selatan Kabupaten Malang.

BSTC juga mencatat lima jenis penyu, yakni penyu lekang, penyu hijau, penyu sisik, penyu belimbing, dan penyu pipih. Keberadaan berbagai jenis tersebut menegaskan pentingnya perlindungan kawasan pesisir bagi satwa laut.

BSTC Jadi Sarana Edukasi Lingkungan

Selain menjalankan konservasi, BSTC mengenalkan pentingnya pelestarian penyu kepada masyarakat. Edukasi ini membantu pengunjung memahami siklus hidup penyu dan ancaman terhadap habitatnya.

Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dapat mempelajari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut. Dengan begitu, kunjungan ke kawasan konservasi juga dapat menjadi sarana pembelajaran lingkungan.

Program pelestarian membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pengelola konservasi, masyarakat pesisir, pemerintah, dan lembaga terkait memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan upaya tersebut.

Menjaga Habitat Penyu di Pesisir Malang

Keberhasilan konservasi tidak hanya bergantung pada jumlah telur yang menetas atau tukik yang dilepasliarkan. Perlindungan pantai sebagai tempat penyu bertelur juga menjadi faktor penting.

Baca Juga:  Alun-Alun Kepanjen, Ujian Administrasi Sekda, dan Pertanyaan Sunyi tentang Bank Jatim Sebagai Bank Persepsi

Masyarakat dapat mendukung upaya tersebut dengan menjaga kebersihan pantai, mengurangi sampah plastik, dan tidak mengganggu sarang penyu. Aktivitas di kawasan pesisir juga perlu memperhatikan keberadaan satwa yang dilindungi.

Keberadaan BSTC di kawasan Pantai Bajulmati menjadi bagian dari upaya pelestarian penyu di Kabupaten Malang. Melalui konservasi dan edukasi, perlindungan satwa laut membutuhkan keterlibatan berkelanjutan dari berbagai pihak.