Kesempatan Terakhir! Dindik Jatim Buka Jalur Pemenuhan Kuota SPMB 2026 Mulai 29 Juni

SUARAMALANG.COM, Surabaya – Kabar penting bagi calon murid yang belum lolos SPMB 2026. Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur resmi membuka Jalur Pemenuhan Kuota jenjang SMA mulai Senin, 29 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.

Jalur ini menjadi kesempatan terakhir bagi peserta yang belum lolos pada tiga tahap seleksi sebelumnya. Dindik Jatim menyediakan kuota dari kursi kosong yang ditinggalkan calon murid karena tidak melakukan daftar ulang.

Peserta dapat mendaftar secara daring melalui SPMB Jatim. Sistem akan menentukan hasil seleksi berdasarkan pemeringkatan nilai akhir dan jarak domisili.

Jalur Pemenuhan Kuota Jadi Kesempatan Terakhir Masuk SMA Negeri

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan jalur pemenuhan kuota memberi kesempatan terakhir bagi calon murid yang belum lolos pada tahap sebelumnya.

“Peserta yang belum diterima masih memiliki kesempatan melalui jalur pemenuhan kuota. Karena itu, kami mengimbau calon murid untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Calon murid dapat masuk ke sistem menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), PIN, serta tanggal terbit Kartu Keluarga (KK).

Melalui akun tersebut, peserta dapat melihat nilai akhir yang menjadi dasar pemeringkatan sekolah tujuan.

Sistem tetap memakai mekanisme Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA.

Untuk lulusan 2026, sistem menghitung nilai akhir dari rata-rata rapor semester 1 hingga semester 5 dengan bobot 60 persen. Selain itu, sistem menambahkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 40 persen.

Sementara itu, sistem mengganti komponen 40 persen dengan indeks sekolah asal bagi lulusan sebelum 2026.

Selanjutnya, sistem memproses pilihan sekolah secara berurutan berdasarkan hasil pemeringkatan sekaligus mempertimbangkan jarak domisili peserta.

SPMB SMK Tahap 4 Dibuka Mulai 30 Juni 2026

Selain membuka Jalur Pemenuhan Kuota SMA, Dindik Jawa Timur juga membuka pendaftaran Tahap 4 melalui Jalur Prestasi Nilai Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Pada jalur tersebut, calon murid dapat memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian. Mereka dapat memilih SMK yang sama atau berbeda, baik di dalam maupun di luar rayon.

Aries menegaskan seluruh proses seleksi berlangsung secara transparan melalui sistem pemeringkatan.

“Seleksi jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung secara transparan melalui sistem pemeringkatan. Karena itu, kami mengimbau seluruh calon murid mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan,” tegasnya.

Khofifah Minta Peserta Segera Daftar Ulang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan seluruh peserta yang lolos agar segera menyelesaikan proses daftar ulang.

Menurut Khofifah, peserta berhasil memperoleh kesempatan tersebut setelah melalui persaingan yang sangat ketat.

“Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas, termasuk syarat nilai yang mumpuni,” katanya.

Data Dindik Jawa Timur menunjukkan sebanyak 62.056 calon murid mengikuti Tahap 3 SPMB melalui Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA.

Dari jumlah tersebut, sistem menetapkan 29.869 peserta lolos seleksi.

Pada Tahap 1, Dindik menerima 54.056 murid dari 213.066 pendaftar. Selanjutnya, Tahap 2 menerima 70.691 murid dari total 138.820 pendaftar.

Khofifah juga menyemangati peserta yang belum berhasil lolos SMA.

Menurutnya, SMK kini memiliki daya saing yang semakin kuat. Pemerintah terus menyelaraskan kurikulum dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), memperluas sertifikasi kompetensi, serta mengembangkan program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1.

Berdasarkan data Dindik Jawa Timur, sebanyak 1.734 alumni SMK telah bekerja sebagai pekerja migran.

Selain itu, sebanyak 3.186 siswa dari 115 SMK negeri dan swasta akan mengikuti program magang kerja luar negeri pada tahun ini.

Dengan berbagai peluang tersebut, peserta yang belum lolos SMA tetap memiliki kesempatan besar membangun karier melalui pendidikan vokasi.

Iklan
Iklan